HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...

HMI Bogor: Jokowi-JK Harus Kaji Ulang Kenaikan Harga BBM

HMI Bogor: Jokowi-JK Harus Kaji Ulang Kenaikan Harga BBM
November 18
09:21 2014

HMINEWS.C0m – Himpunan Mahasiwa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Bogor menyatakan Presiden Jokowi harus mengkaji ulang kebijakannya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Jokowi-JK harus kaji ulang kenaikan harga BBM. Kebijakan yang dikeluarkan rezim hari ini adalah penghianatan terhadap rakyat. Kalau Jokowi-JK pro-rakyat tidak mungkin menaikkan harga minyak ketika harga miyak dunia sedang turun,” kata formatur HMI MPO Cabang Bogor yang terpilih belum lama ini, Asep Kurnia, Selasa (18/11/2014).

Asep menyatakan bahwa standarisasi BBM, ron premium hanya 88 dengan pertamax ron 92. “Ini kebijakan yang aneh,” lanjutnya.

Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor itu pun mengatakan, naiknya  harga BBM sudah tentu akan membuat harga barang-barang kebutuhan lainnya ikut naik. Khususnya harga bahan-bahan pokok dan ongkos produksi.

Asep juga menyindir dan mengingatkan bagaimana kampanye Jokowi-JK saat pencapresan yang berjanji akan pro rakyat dengan tidak akan menaikkan harga BBM.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment