HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

HMI MPO Makassar Sebut Aparat Kepolisian Bertindak Biadab

HMI MPO Makassar Sebut Aparat Kepolisian Bertindak Biadab
November 14
08:09 2014

HMINEWS.com-    Himpunan Mahasiswa Islam (HMI- MPO) Cabang Makassar, turut mengecam tindakan aparat kepolisian dalam merespon demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berujung bentrok dan penyerangan kampus Kamis, (13/11) sore.

“HMI MPO sangat mengecam tindakan biadab aparat kepolisian dalam memperlakukan generasi penerus bangsa,” ungkap Ketua Umum HMI MPO Makassar, Najamuddin Arfah.

Dalam rilis yang diterima HMINEWS.COM Najamuddin mengungkapkan pernyataan sikapnya terkait tindakan represif aparat yang terjadi kemarin.

Tindakan polisi yang dikecam HMI MPO Cabang Makassar yang pertama ialah penyerangan kedalam wilayah kampus lalu merusak puluhan kendaraan mahasiswa yang terparkir di halaman kampus UNM Gunung Sari.

“Aksi ini tentu sangat mencederai institusi lembaga kampus dan merupakan tindakan biadab,” tegas Najamuddin.

Yang kedua, polisi dalam aksi brutalnya juga merusak fasilitas di beberapa fakultas UNM, polisi memecahkan kaca-kaca jendela dan merusak kendaraan pegawai UNM.

Yang ketiga, aparat kepolisian menghalangi aktivitas mahasiswa yang sedang mengikuti proses perkuliahan dan tidak terlibat aksi demonstrasi juga menjadi sasaran aparat kepolisian.

“Aksi ini sangat memalukan, melecehkan kedaulatan kampus dengan menghentikan proses akademik,” katanya.

Kemudian yang keempat yakni pemukulan terhadap beberapa awak media yang sedang menjalankan tugas peliputan di lokasi kejadian.

“Ini indikator jika kepolisian belum mampu menjalankan amanah UU dan reformasi di birokrasi kepolisian,” tambahnya.

Olehnya itu, HMI MPO Cabang Makassar menuntut beberapa hal diantaranya ;

1. Pencopotan Kapolrestabes dan Kapolda Sulselbar sebagai bentuk tanggung jawabnya yang tidak mampu mengendalikan bawahannya.

2. Agar kiranya Kapolri segera membentuk tim khusus dalam mengusut tuntas pelanggaranHAM tersebut.

3. Memecatoknum aparat yang terbukti melakukan tindakan kekerasan dan pengerusakan baik kepada mahasiswa, fasilitas kampus dan media.

4. Pihak kepolisian mengganti segala kerugian yang diakibatkan.

5. Agar kiranya pemerintah menegakkan UU Pers yang melindungi profesi wartawan. (*)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. saifudin atbar
    saifudin atbar November 21, 16:57

    (y)

    Reply to this comment

Write a Comment