HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

HMI MPO Makassar Sebut Aparat Kepolisian Bertindak Biadab

HMI MPO Makassar Sebut Aparat Kepolisian Bertindak Biadab
November 14
08:09 2014

HMINEWS.com-    Himpunan Mahasiswa Islam (HMI- MPO) Cabang Makassar, turut mengecam tindakan aparat kepolisian dalam merespon demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berujung bentrok dan penyerangan kampus Kamis, (13/11) sore.

“HMI MPO sangat mengecam tindakan biadab aparat kepolisian dalam memperlakukan generasi penerus bangsa,” ungkap Ketua Umum HMI MPO Makassar, Najamuddin Arfah.

Dalam rilis yang diterima HMINEWS.COM Najamuddin mengungkapkan pernyataan sikapnya terkait tindakan represif aparat yang terjadi kemarin.

Tindakan polisi yang dikecam HMI MPO Cabang Makassar yang pertama ialah penyerangan kedalam wilayah kampus lalu merusak puluhan kendaraan mahasiswa yang terparkir di halaman kampus UNM Gunung Sari.

“Aksi ini tentu sangat mencederai institusi lembaga kampus dan merupakan tindakan biadab,” tegas Najamuddin.

Yang kedua, polisi dalam aksi brutalnya juga merusak fasilitas di beberapa fakultas UNM, polisi memecahkan kaca-kaca jendela dan merusak kendaraan pegawai UNM.

Yang ketiga, aparat kepolisian menghalangi aktivitas mahasiswa yang sedang mengikuti proses perkuliahan dan tidak terlibat aksi demonstrasi juga menjadi sasaran aparat kepolisian.

“Aksi ini sangat memalukan, melecehkan kedaulatan kampus dengan menghentikan proses akademik,” katanya.

Kemudian yang keempat yakni pemukulan terhadap beberapa awak media yang sedang menjalankan tugas peliputan di lokasi kejadian.

“Ini indikator jika kepolisian belum mampu menjalankan amanah UU dan reformasi di birokrasi kepolisian,” tambahnya.

Olehnya itu, HMI MPO Cabang Makassar menuntut beberapa hal diantaranya ;

1. Pencopotan Kapolrestabes dan Kapolda Sulselbar sebagai bentuk tanggung jawabnya yang tidak mampu mengendalikan bawahannya.

2. Agar kiranya Kapolri segera membentuk tim khusus dalam mengusut tuntas pelanggaranHAM tersebut.

3. Memecatoknum aparat yang terbukti melakukan tindakan kekerasan dan pengerusakan baik kepada mahasiswa, fasilitas kampus dan media.

4. Pihak kepolisian mengganti segala kerugian yang diakibatkan.

5. Agar kiranya pemerintah menegakkan UU Pers yang melindungi profesi wartawan. (*)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. saifudin atbar
    saifudin atbar November 21, 16:57

    (y)

    Reply to this comment

Write a Comment