HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

HMI MPO Gandeng Sejumlah OKP Tolak Kenaikan BBM

HMI MPO Gandeng Sejumlah OKP Tolak Kenaikan BBM
November 25
17:47 2014

demo tadiHMINEWS.Com – Front Persatuan Pembebasan Nasional (FPPN) berunjukrasa di Istana Negara, Jakarta, menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pemerintahan Jokowi-JK yang baru berumur satu bulan tersebut dinilai telah berdusta dengan berbagai alasan mereka menaikkan harga BBM.

“Pemerintah, sebagaimana yang kerap disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla alasan pemerintah menaikkan harga BBM berpijak pada kenaikan harga minyak dunia. Sekarang harga minyak dunia turun ke posisi 80,52 dollar AS per barel, tapi pemerintah malah menaikkan harga,” kata Ketua Umum PB HMI MPO, Puji Hartoyo, dalam aksi bersama, Selasa (25/11/2014).

Aksi ini merupakan aksi gabungan dari sejumlah organisasi kepemudaan seperti Pelajar Islam Indonesia (PII), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Front Nasional Perjaungan Buruh Indonesia, serta SBSI 1992.

Massa berorasi mulai dari Radio Republik Indonesia (RRI) menyiarkan tuntutan secara live RRI diwakili masing-masing ketua OKP, Vivin Sri W, Puji Haartoyo, Nur Wahida dengan direksi RRI, Herman.

FPPN juga menyatakan pemerintah telah berdusta kepada rakyat Indonesia, karena dalam menaikkan harga BBM bersubsidi pemerintah mengacu kepada standar MID OIL PLASTTS Singapura (MOPS) dan NYMEX New York yang mengkoordinasikan harga-harga minyak di seluruh dunia termasuk Indonesia.

“Di sinilah letak dusta pemerintah Indonesia kepada rakyatnya karena NYMEX maupun MOPS mengacu kepada BBM RON 92 (pertamax), sementara premium dengan kwalitas RON 88 lebih rendah dari RON 92,” lanjut Puji.

Lebih lanjut, FPPN sepakat mendesak Jokowi-JK mencabut kebijakan yang dianggap merugikan rakyat tersebut, serta agar melaksanakan UUD 45, khususnya Pasal 33 secara sungguh-sungguh.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment