HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Catatan PB HMI MPO terhadap Kabinet Kerja Jokowi-JK

Catatan PB HMI MPO terhadap Kabinet Kerja Jokowi-JK
October 27
21:07 2014

jokowiHMINEWS.Com – Ada empat catatan Komisi Politik PB HMI MPO terhadap ‘Kabinet Kerja’ Jokowi-Jusuf Kalla. Mulai dari proses seleksi, komposisi hingga harapan terhadap para pembantu presiden tersebut.

Ketua Komsi Politik PB HMI MPO, Arfianto Purbolaksono, pertama ia mengapresiasi Pressiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla yang dalam seleksi para menteri itu telah meminta masukan kepada KPK dan PPATK, terkait rekam jejak para calon.

“Kabinet haruslah diisi oleh orang-orang yang memiliki track record bersih, memiliki kredibilitas, serta memiliki keberanian untuk membenahi birokrasi yang telah digerogoti oleh budaya korupsi,” kata Arfianto melalui rilisnya, Senin (27/10/2014).

Kedua, Komisi Politik PB HMI MPO menilai formasi Kabinet Kerja belum mencerminkan janji politik Presiden Jokowi dan Wakil Presiden JK untuk merampingkan kabinetnya.

“Ke-34 pos menteri yang diumumkan Jokowi-JK, tidak berubah dengan jumlah menteri di dalam kabinet di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Artinya perampingan yang dijanjikan belum dapat dilaksanakan oleh Jokowi-JK,” lanjut alumni Unsoed tersebut.

Ketiga, Kabinet Jokowi-JK dinilai masih dipenuhi kepentingan parpol dan intervensi dari petinggi parpol. Koalisi tanpa syarat yang didengungkan oleh pasangan Jokowi-JK tidak terbukti. Terdapat 15 kursi kabinet yang dijatahkan kepada kalangan parpol pendukung yang menggambarkan kabinet ini belum berubah dari pemerintahan sebelumnya, karena masih dipenuhi oleh kepentingan dan intervensi petinggi parpol.

Keempat, PB HMI MPO mengingatkan kepada Pemerintahan Jokowi-JK dukungan rakyat yang tinggi menjadi modal bagi Pemerintahan Jokowi-JK. Dukungan dan kepercayaan rakyat harus benar-benar dimanfaatkan oleh pemerintahan Jokowi untuk mewujudkan janji-janji politiknya selama masa kampanye yang lalu.

 

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment