HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...

Kasus Anas, PB HMI: Berani Adil Hebat

Kasus Anas, PB HMI: Berani Adil Hebat
September 22
20:56 2014

pb hmi di kyHMINEWS.Com – Komisi Yudisial (KY) sebagai lembaga tertinggi yang menaungi hakim-hakim didesak agar melindungi hakim yang mengadili Anas Urbaningrum agar memutus perkara dengan adil. Hal tersebut didesakkan oleh Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) yang bermarkas di Jalan Sultan Agung, Manggarai Jakarta Selatan.

“KY sebagai lembaga tertinggi yang menaungi hakim-hakim harus menegaskan agar hakim-hakim bertindak adil dalam memutuskan perkara Anas. Hakim memutuskan sesuai dengan fakta persidangan, bukan opini yang berkembang selama ini,” kata Tegar Putuhena, salah seorang personel PB HMI yang datang ke Komisi Yudisial di Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, bersama 20-an pengurus yang lain, Senin (22/9/2014) siang.

PB HMI tidak ingin ada intervensi dan politisasi terhadap kasus AU, termasuk oleh Komisioner KPK sekalipun. Menurut Tegar, apa yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum dengan selalu mengaitkan AU dengan HMI sangat merugikan perkaderan HMI di daerah-daerah. Hal ini pula yang kemudian membuat PB HMI bergerak aktif mendukung agar kasus Anas dituntaskan secara transparan.

PB HMI juga selalu memantau persidangan AU sejak awal hingga penuntutan dan terakhir pledoi AU sendiri. Mereka melihat apa bahwa JPU hanya copy-paste tuntutan dari naskah dakwaan, yang semua didasarkan pada keterangan Nazarudin dengan menafikan keterangan saksi lain.

Kepala Bagian Pengolahan Laporan Masyarakat Komisi Yudisial, Indra Syamsu, mengatakan bahwa KY sejak Agustus telah memantau persidangan kasus Anas. Mereka merekam jalannya sidang, mencatat keterangan saksi-saksi, serta semua yang terjadi di dalam dan luar persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta tersebut.

“Pemantauan sudah kami lakukan sejak Agustus. Komisioner sendiri datang menyaksikan langsung persidangan,” Indra Syamsu kepada PB HMI.

Pantauan KY tersebut, lanjut Indra, adalah untuk mengetaui ada atau tidaknya kepentingan politik yang bermain dan intervensi dalam kasus Anas. “Nanti kita akan meng-compare antara putusan hakim dengan fakta-fakta persidangan,” lanjut dia.

Selain di Jakarta, PB HMI telah menginstruksikan cabang-cabang se-Indonesia untuk melakukan aksi solidaritas untuk senior mereka di daerah masing-masing pada hari Selasa (23/9). Sidang vonis Anas akan digelar pada tanggal 24 September 2014.

#PB HMI ‘Dipo’

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. yunan
    yunan October 05, 16:39

    meski kita beda nama belakang, namun kita tetap satu himpunan. wadah untuk alumni pun juga satu di KAHMI, tidak KAHMI Dipo atau MPO. yg jelas semua berikhtiar untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yg madani 🙂

    Reply to this comment

Write a Comment