HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Tersedia Rp 24 Triliun Beasiswa LPDP

July 06
13:32 2014

wisuda uiHMINEWS.Com – Dana beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Pendidikan telah mencapai Rp 24 triliun. Ada tiga skema yang disiapkan melalui dana pendidikan ini: Beasiswa (70%, terbagi menjadi beasis), Penelitian Kebijakan Nasional dan Rehabilitasi Infrastruktur Akibat Bencana.

Menurut Menteri Pendidikan, Mohammad Nuh, tabungan tersebut disiapkan pemerintah sebagai pertanggungjawaban antar generasi, dari pemerintah 2009-2014 ke pemerintah berikutnya. Akumulasi dari tahun 2010 lau, untuk memastikan keberlanjutan pendidikan hingga jenjang tertinggi.

“Cita-citanya, agar adik-adik bisa kuliah di mana saja tanpa harus mengemis biaya kuliah, karena sudah disediakan negara,” kata Mendikbud pada Rabu (2/07), di kantor Kemdikbud.

Ia berharap, hingga 2045 dimana generasi emas memegang tampuk kepemimpinan, tabungan tersebut terus bertambah.

Jumlah tersebut untuk beasiswa S2 dan S3 putra-putri Indonesia yang terbagi ke dalam tiga kelompok: Beasiswa Presiden, Beasiswa Pemerintah, dan Beasiswa Afirmatif.

Beasiswa Presiden (Presidential Scholarship) merupakan beasiswa yang diberikan oleh presiden hanya bagi calon mahasiswa yang lulus di 50 perguruan tinggi terbaik di dunia. Untuk Beasiswa Pemerintah, ini adalah beasiswa yang disiapkan untuk siapa saja; baik pegawai negeri sipil, dosen, atau siapapun yang ingin terus melanjutkan pendidikannya dimana saja. Dan Beasiswa Afirmatif, dikhususkan bagi lulusan Bidikmisi yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke S2 atau S3.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment