HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Capres-Cawapres 2014 Versi Mahasiswa

June 29
22:40 2014

Prabowo-JokowiHMINEWS.Com – Survey Pusat Studi Sosial Politik Indonesia (Puspol Indonesia) di kalangan mahasiswa menunjukkan, kedua pasangan capres-cawapres tidak sesuai dengan idealitas mahasiswa. Namun mau tak mau mereka harus tetap memilih. Siapa capres-cawapres pilihan mahasiswa?

Menurut Direktur Puspol Indonesia, Ubedillah Badrun dalam rilisnya, dari 1000 mahasiswa secara mayoritas menghendaki Capres-Cawapres yang memiliki karakteristik sebagai berikut: Tegas, 25.9 %; Jujur, 17.5 %; Adil 9.6 %; Tidak Korupsi, 8.8 %;Berani, 8.1 %; Amanah, 7.9 %; Merakyat, 7.1 %; Cerdas, 4.3; Lainnya (termasuk sederhana), 3.8 %; Utamakan Pendidikan Bangsa, 2.6 %; Bertanggung jawab, 1.6%; MenegakkanHukum, 1.4 %; dan Disiplin, 1.4 %.

Lantas, pilihan mahasiswa, sebanyak 52,1% (521 mahasiswa) memilih Prabowo-Hatta, dan 33,4% (334 mahasiswa) memilih Jokowi-Jusuf Kalla. Selebihnya, 14,5% (145 mahasiswa) abstain.

“Dari 1000 responden mahasiswa ditemukan bahwa alasan mahasiswa memilih pasangan Prabowo-Hatta karena sikap tegasnya dengan persentasi jawaban tertinggi sebesar 70%,  sedangkan untuk pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dipilih mahasiswa karena sikap merakyat dengan jumlah persentase tertinggi sebesar 30.2%.” demikian dalam rilisnya.

Survey tersebut diadakan dari tanggal 16 sampai dengan 23 Juni 2014 di 23 kampus dengan jumlah sampel mahasiswa sebanyak 1.000 responden. Sampling Survei ini menggunakan teknik  random sampling. Kategori kampusnya terdiri dari kampus negeri maupun kampus swasta yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat.

Karakteristik responden adalah mahasiswa dengan kategori aktivis dan non aktivis. Latar belakang program studinya juga beragam baik berlatar belakang ilmu sosial maupun ilmu eksakta. Survei ini menggunakan pendekatan  mix approach (pendekatan campuran) antara kuantitatif dengan kualitatif dengan metode survei Explanatory Survey yaitu suatu metode survei dengan tujuan ditemukannya penjelasan yang lebih mendalam atau menemukan alasan responden menentukan pilihan. Margin of error survei ini adalah 2.47 % pada tingkat kepercayaan 95 %.

Diketahui pula bahwa pengetahuan responden tentang Capres-Cawapres 2014, mayoritas mahasiswa mendapatkan informasi dari media televisi sebesar 61.8 %, dari radio 3.8%, media online 32.05%, lain-lain sebesar 2.35%.

“Data ini menunjukan bahwa pemilih mahasiswa yang mayoritas adalah pemilih pemula mendapatkan informasi tentang Capres-Cawapres lebih banyak karena menonton Televisi.”

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment