HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Capres-Cawapres 2014 Versi Mahasiswa

June 29
22:40 2014

Prabowo-JokowiHMINEWS.Com – Survey Pusat Studi Sosial Politik Indonesia (Puspol Indonesia) di kalangan mahasiswa menunjukkan, kedua pasangan capres-cawapres tidak sesuai dengan idealitas mahasiswa. Namun mau tak mau mereka harus tetap memilih. Siapa capres-cawapres pilihan mahasiswa?

Menurut Direktur Puspol Indonesia, Ubedillah Badrun dalam rilisnya, dari 1000 mahasiswa secara mayoritas menghendaki Capres-Cawapres yang memiliki karakteristik sebagai berikut: Tegas, 25.9 %; Jujur, 17.5 %; Adil 9.6 %; Tidak Korupsi, 8.8 %;Berani, 8.1 %; Amanah, 7.9 %; Merakyat, 7.1 %; Cerdas, 4.3; Lainnya (termasuk sederhana), 3.8 %; Utamakan Pendidikan Bangsa, 2.6 %; Bertanggung jawab, 1.6%; MenegakkanHukum, 1.4 %; dan Disiplin, 1.4 %.

Lantas, pilihan mahasiswa, sebanyak 52,1% (521 mahasiswa) memilih Prabowo-Hatta, dan 33,4% (334 mahasiswa) memilih Jokowi-Jusuf Kalla. Selebihnya, 14,5% (145 mahasiswa) abstain.

“Dari 1000 responden mahasiswa ditemukan bahwa alasan mahasiswa memilih pasangan Prabowo-Hatta karena sikap tegasnya dengan persentasi jawaban tertinggi sebesar 70%,  sedangkan untuk pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dipilih mahasiswa karena sikap merakyat dengan jumlah persentase tertinggi sebesar 30.2%.” demikian dalam rilisnya.

Survey tersebut diadakan dari tanggal 16 sampai dengan 23 Juni 2014 di 23 kampus dengan jumlah sampel mahasiswa sebanyak 1.000 responden. Sampling Survei ini menggunakan teknik  random sampling. Kategori kampusnya terdiri dari kampus negeri maupun kampus swasta yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat.

Karakteristik responden adalah mahasiswa dengan kategori aktivis dan non aktivis. Latar belakang program studinya juga beragam baik berlatar belakang ilmu sosial maupun ilmu eksakta. Survei ini menggunakan pendekatan  mix approach (pendekatan campuran) antara kuantitatif dengan kualitatif dengan metode survei Explanatory Survey yaitu suatu metode survei dengan tujuan ditemukannya penjelasan yang lebih mendalam atau menemukan alasan responden menentukan pilihan. Margin of error survei ini adalah 2.47 % pada tingkat kepercayaan 95 %.

Diketahui pula bahwa pengetahuan responden tentang Capres-Cawapres 2014, mayoritas mahasiswa mendapatkan informasi dari media televisi sebesar 61.8 %, dari radio 3.8%, media online 32.05%, lain-lain sebesar 2.35%.

“Data ini menunjukan bahwa pemilih mahasiswa yang mayoritas adalah pemilih pemula mendapatkan informasi tentang Capres-Cawapres lebih banyak karena menonton Televisi.”

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment