HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

HMI Silaturahmi ke Perwakilan Ombudsman

HMI Silaturahmi ke Perwakilan Ombudsman
June 06
06:25 2014

Makassar,– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Makassar menyempatkan silaturahmi ke kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, kompleks Alauddin Plaza, Jl. Sultan Alauddin, Makassar, Kamis (5/6).

Ketua Umum HMI MPO Cabang Makassar, Najamuddin Arfah berkunjung bersama lima pengurus cabang lainnya. Rombongan HMI diterima langsung oleh Kepala Ombudsman Perwakilan  Sulsel, Subhan, S.T diruang kerjanya.

“Kehadiran kami selain untuk silaturahmi, juga untuk mengetahui lebih jauh mengenai lembaga negara ini,” ujar Najamuddin.

Menanggapi hal tersebut, Subhan mengaku sangat mengapresiasi positif kehadiran HMI di kantornya.

Dalam perbincangannya, Ia menjelaskan kepada HMI bahwa Ombudsman dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI. Tugasnya antara lain menerima laporan atas dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Juga berwenang menindaklanjuti laporan yang tercakup dalam ruang lingkup kewenangannya.

“Baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, termasuk yang diselenggarakan oleh BUMN, BUMND, dan Badan Hukum Milik Negara serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagaian atau seluruh dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau anggaran pendapatan dan belanja daerah,” ujarnya.

Selain itu Ia juga menjelaskan alasan pembentukan lembaga negara ini yaitu untuk memudahkan masyarakat dalam proses pengaduan serta  mengembalikan aturan-aturan yang ada di lembaga penyelenggara negara guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat umum.

“Nah, segala lembaga negara atau swasta yang sudah melenceng dari aturan awalnya, kami kembalikan pada prosedur masing-masing sebagai mana mestinya, dan tanpa melaui proses yang ribet. Biasanya kan kalo kalau harus melalui prosedur atau jalur pengadilan  prosesnya ribet dan lama ” tutur alumni sarjana teknik Unhas ini.

Selain menerima pengaduan, Ombudsman juga sebagai lembaga yang independen kata Subhan, dapat melakukan investigasi atas prakarsa sendiri terhadap dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

“Jadi, selain menerima pengaduan, kami juga bisa turun langsung kelapangan untuk menginvestigasi Dalam menjalankan peran ini, kami tidak boleh menerima imbalan apapun baik dari masyarakat yang melapor atau pun instansi yang dilaporkan,” papar Subhan.

Dalam kunjungan berdurasi sekitar dua jam itu, Subhan mengungkapkan bahwa peran mahasiswa juga sangat dibutuhkan dalam mengawas dan mengadvokasi pelayanan publik sehingga Ia berharap kedepannya HMI dapat bersinergi dalam mengawalnya.

“Kalau perlu, kita bisa buat MoU dan bersama-sama mengawas pelayanan publik,” ujarnya.

Disunting dari: Buletinsia.com

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment