HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

HMI Bogor Rutinkan Kajian Jurnalistik

HMI Bogor Rutinkan Kajian Jurnalistik
June 11
07:31 2014

Bogor (1/6) Peran media dalam pembangunan demokrasi sangat besar, sehingga ruang publik tidak lagi tertutup hanya untuk pemegang kebijakan saja sehingga masyarakat bisa barpartisipasi terhadap penyusunan kebijakan publik, tetapi perjalan media kian hari kian tak jelas arah tujuan dari keberadaannya, hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Kajian dan Intelektual HMI-MPO Cabang Bogor Askur Al-Liwaun “Bahwa media hari ini kehilangan arah tujuan, karena media sering kali di tunggangi oleh kepentingan  individu, golongan, bahkan partai politik untuk memasarkan satu visi dan misi dari satu kepentingan”.

Media apapun tidak terkecuali, entah elektronik atau pun cetak mereka harus selalu berada pada jalur independen, menjadi wasit yang bisa di dengar dilihat dan dibaca oleh masyarakat,

Hari ini entah media cetak dan elektronik membutakan pandangan masyarakat dalam berpartipasi dalam kebijakan publik dengan menggiring kepada satu pigur, dan ini jika di biarkan akan berbahaya, dan saat ini mahasiswa harus mengambil peran yang sudah terkikis ini sehingga cita-cita reformasi dan demokrasi bisa terwujud, tegasnya.

Hal ini juga di ungkapkan oleh salah satu peserta pelatihan jurnalistik Wulan Daniati menjelaskan “sangat membantu kami yang masih minim dengan ilmu kejurnalisan, sehingga bisa membedakan mana isu yang benar dan mana isu bohongan. tegasnya saat diwawancara.

Redaktur HMI.NEWS.COM Fathurahman yang juga pembicara pada saat itu menyayangkan kepada media cetak atau elektronik karena tindakan media satu ini, yang terlihat tidak independen menggiring opini piblik.

Jurnalistik harus dipahami secara mendasar dari teori sampai pada pelaksanaan atau pembuatan berita. selain itu seorang jurnalis harus selalu mengedepankan kode etik jurnalis dalam setiap kegiatan tegasnya dalam pemaparan materi pengantar jurnalisme dan pembuatan berita.

Media harus menjadi instrumen yang dimiliki publik dalam mewujudkan tujuan demokrasi sebagai cita-cita reformasi, dan mahasiswa harus mengawal dan memberikan kontribusi besar dalam bidang jurnalisti.

Reportase oleh Kurnia

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment