HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...

Membongkar Mitos Neolib

April 19
06:44 2014

Upaya Merebut Kembali Makna Pembangunan

oleh Ha-Joon Chang dan Ilene Grabel

Sebuah buku yang diterbitkan oleh INSIST press ini mengajukan sebuah kritik dan tesis baru tentang sistem ekonomi global saat ini. “Tidak ada alternatif” bagi ekonomi neoliberal. Pernyataan ini harus menjadi sikap dasar pengembangan kebijakan pembangunan internasional. Dalam buku ini, dua pakar ekonomi, Ha-Joon Chang dan Ilene Grabel, memaparkan dengan gamblang pembentukan pola pikir umum di lembaga-lembaga pendidikan tentang pertumbuhan perekonomian dan kebijakan yang mesti diikuti semua warga, sesuatu yang telah menjadi asumsi umum tentang pembentukan kebijakan pembangunan internasional yang berkembang selama ini. Kedua penulis ini kemudian menggabungkan data dan membongkar logika ekonomi disertai analisis berdasarkan pengalaman sejarah perekonomian Barat dan Asia Timur sepanjang masa pembangunannya, sebagai upaya untuk mempertanyakan keabsahan model pembangunan Neoliberalisme.

Para penulis menyusun alternatif praktis dan kongkrit sebagai sanggahan terhadap kebijakan ekonomi neoliberal. Alternatif yang diajukan oleh penulis ini mencakup berbagai kebijakan utama dalam perekonomian, yakni kebijakan perdagangan dan industri, privatisasi, hak kekayaan intelektual; pinjaman luar negeri, investasi portfolio, dan investasi langsung asing (FDI), aturan finansial dalam negeri; manajemen nilai tukar, bank sentral dan kebijakan moneter, serta pendapatan dan pengeluaran Pemerintah. Dalam uraiannya, kedua penulis ini mengajukan beberapa usulan penting yang sudah terbukti di seluruh dunia, dipadukan dengan beberapa ketentuan baru dari temuan mereka sendiri.

Buku ini diharapkan dapat membangkitkan sebuah model perlawanan dan kritik yang baru terhadap sistem neolib. Pemberontakan negara-negara berkembang yang tidak ingin lagi didikte oleh IMF maupun World Bank. Sebuah buku sebanyak 227 halaman yang patut dibaca oleh mereka yang kritis.

Bhima Yudhistira

Anggota Formatur LAPMI PB HMI

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

2 Comments

  1. Pustaka Sempu
    Pustaka Sempu September 28, 17:38

    Terimakasih telah mengulas buku INSISTPress. Rehal buku ikut dilansirkan di: http://blog.insist.or.id/insistpress/arsip/2122

    Reply to this comment

Write a Comment