HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM-¬†Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-¬† Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Diklat Sarjana Penggerak Desa Angkatan 23 Dimulai

September 03
22:36 2013

Upacara Pembukaan Diklat PSP3 di Rindam Jaya (foto: @bahrizeee)

HMINEWS.Com – Pendidikan dan Latihan (Diklat) pembekalan program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3) dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Upacara pembukaan diadakan di Rindam Jaya, Condet Jakarta Timur, Selasa (3/9/2013).

Dalam pembukaan tersebut, Roy mengatakan, pembangunan di desa-desa memerlukan inovasi pemikiran dan kreativitas, agar roda perekonomian pedesaan dapat digerakkan secara berkelanjutan untuk mencapai tingkat kesejahteraan yang dicita-citakan.

Dengan alasan pembangunan itu, pemerintah mengajak para pemuda sarjana yang menuntut ilmu di kota-kota besar agar segera kembali ke desa-desa. Dengan harapan, mereka bisa mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama di perguruan tinggi.

“Program PSP3 ini patut kita dukung berdaya guna dan berhasil guna bagi kemajuan desa, khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” lanjutnya.

PSP3 tahun 2013 ini merupakan angkatan ke-23. Sebanyak 1.000 pemuda sarjana yang direkrut dari 33 provinsi tergabung di dalamnya, namun yang sampai mengikuti diklat 814 orang. Mereka akan dibekali pendidikan dan pelatihan untuk memanfaatkan potensi yang ada di desa-desa.

Nantinya mereka akan dikirim ke desa-desa, di mana 2 pemuda sarjana hanya akan ditempatkan pada 1 desa saja selama dua tahun. Artinya, ada 500 desa yang akan menjadi tempat tujuan para pemuda sarjana ini. Sehingga jumlah desa yang dibina menjadi semakin banyak atau meluas dan dilakukan secara lintas pulau dengan pembagian wilayah penempatan dalam 5 zona.

Selama diklat, para pemuda sarjana ditempatkan di Pusat Pembelajaran Rindam Jaya, mulai 31 Agustus – 14 September 2013, berupa pembekalan teknis, pengetahuan dan mental.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment