HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...

Tuntut Rektor Mundur, 4 Mahasiswa UNA Ditangkap

June 13
06:22 2013

HMINEWS.Com – Mahasiswa Universitas Asahan (UNA) Sumatera Utara kecewa dengan perlakuan polisi yang menangkap mahasiswa, sebagai buntut aksi mahasiswa menuntut rektor UNA, Zuriah Sitorus, mundur dari jabatannya.

“Kami sangat kecewa dengan sikap represif pihak aparat keamanan yang menangkap 4 mahasiswa Universitas Asahan,” kata salah seorang mahasiswa Una, Indra Abdillah kepada hminews, Rabu (12/6/2013).

Menurut Indra, demo yang dilakukan Kesatuan Aksi Mahasiswa UNA sehari sebelumnya (11/6) menuntut Zuriah Sitorus mundur karena diduga melakukan nepotisme dalam pengangkatan dosen di UNA. Zuriah menjadikan kedua anaknya sebagai dosen UNA, diduga dengan nepotisme.

“Selain itu, salah satu kebijakan rektor adalah meniadakan beasiswa. Keuangan yayasan Universitas Asahan dari pemerintah juga langsung masuk ke rekening pribadi Zuriah,” lanjutnya.

Saat ini, kata dia mewakili rekan-rekannya, kampus UNA kekurangan ruangan dan fasilitas laboratorium bahasa yang bahkan tidak ada sama sekali. Mahasiswa juga menuding Bupati Asahan yang menjabat ketua yayasan mengangkangi UU No-32 tahun 2004 pasal 28 poin b yang mengatur bahwa kepala daerah/ wakil kepala daerah tidak bisa menjadi ketua yayasan.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment