HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Boston Meledak, Siapa Bertanggung Jawab?

April 16
17:54 2013

 

Lari maraton yang diikuti oleh 23,000 orang pada hari Senin tanggal 15 April 2013 jam 2:50 siang waktu setempat di Boston berakhir dengan sebuah ledakan bom berdaya ledak tinggi. Korban berjatuhan, anak berumur 8 tahun meninggal dan 2 orang dewasa meninggal dunia. 100 orang diperkirakan terluka.

Foto di Harian NewYork Times menggambarkan dengan jelas korban yang berlumuran darah berusaha di selamatkan oleh pihak medis. Bom meledak disisi kanan sebelum garis finish. Banyak pihak mencari dalang dibalik peledakan bom ini. Perlu diketahui bahwa Amerika Serikat tidak pernah mengalami ledakan besar setelah 11 September 2001 ketika gedung kembar WTC diruntuhkan oleh pesawat yang diperkirakan bermuatan bom.

Ini merupakan ancaman besar bagi Amerika di saat War on Terror yang dilakukan untuk memburu teroris berlangsung sukses dengan terbunuhnya Osama bin Laden tahun 2011 lalu.

Apakah pelaku pemboman merupakan anak didik jaringan Al-Qaeda atau Korea Utara yang tengah mempersiapkan perang dengan Korea Selatan? Pihak lain juga bisa dilibatkan, kelompok Tea Party (liberal)  juga bisa dijadikan pihak yang disudutkan, karena selama ini kelompok partai Republik yang menolak rencana besar Pemerintahan Obama dapat bertindak di luar forum parlemen. Saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Amerika Serikat terkait dugaan pelaku sementara.

 Dugaan paling kuat antara jaringan Al-Qaeda yang tengah membalaskan dendam terhadap kematian pemimpinnya Osama bin Laden atau Intelejen Korea Utara yang menganggap Amerika berada di balik Korea Selatan.

Semoga kejadian ini tidak mencoreng nama Islam yang sering kali di kambing hitamkan oleh Amerika sebagai dalang dari berbagai teror di negaranya.

Redaksi

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment