HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...

Bajaj Perdamaian Pakistan

March 12
11:10 2013

Syed Ali Abbas Zaidi dan Heena Bukhari*

Bajaj Perdamaian Pakistan, Aman Sawari

Islamabad – Seru, unik, meriah dan yang paling penting, punya misi serius untuk menggalakkan perdamaian. Mari kita naik Aman Sawari – Bajaj Perdamaian!

Diprakarsai Pakistan Youth Alliance (PYA), kampanye Aman Sawari bertujuan untuk menanam benih budaya damai dan toleran melalui penggunaan seni, yang mudah diakses dan berpindah-pindah, lewat media bajaj.

Kampanye Aman Sawari bertujuan untuk merevitalisasi sebuah budaya lama, di mana bajaj digunakan untuk iklan dan propaganda dengan menghiasinya dengan pesan-pesan perdamaian dan toleransi seperti “peace not pieces” (“perdamaian bukan perpecahan”) dan “menghormati agama lain membuat agama Anda dihormati.” Ini kontras dengan pesan-pesan intoleransi dan permusuhan, yang belakangan menjadi tampilan permanen di angkutan ini di seantero Pakistan.

Kampanye Aman Sawari pertama kali diluncurkan di Karachi pada Desember 2012. Karachi terbilang kota paling multikultural di Pakistan dan karenanya konsep “persatuan dalam keragaman” seringkali menjadi hal yang sulit dicapai. Namun, kampanye ini telah menunjukkan bahwa melalui kreativitas dan keterlibatan orang-orang dari akar rumput, ekspresi seni bisa berhasil membawa rasa solidaritas di kalangan masyarakat dalam perjuangan bersama untuk hidup berdampingan secara damai.

PYA menginginkan para sopir dan penumpang bajaj menjadi bagian inti dari kampanye ini. Lebih dari 200 anak sekolah dari berbagai latar belakang etnis di Karachi dilibatkan dalam merancang dan mempromosikan kampanye Aman Sawari dan banyak pengemudi bajaj yang antusias dan ingin bajaj mereka didekorasi untuk mempromosikan perdamaian. Ini merupakan cara yang efektif untuk melibatkan anak muda yang sangat bersemangat dan penuh ide untuk bekerja bersama demi Pakistan yang damai.

Bagi para sopir bajaj, merelakan bajaj mereka dihias membuat mereka merasa memberikan kontribusi berharga bagi sejarah.

Selain itu, para pengemudi bajaj ini mendapati peningkatan sekitar 300 rupee (30.000 rupiah) dalam pendapatan harian mereka sejak bajaj mereka dihias. Mereka yakin ini dikarenakan tujuan baik dari kampanye ini dan karena tampilan bajaj yang lebih ramah dan warna-warni memiliki daya tarik lebih. Sikap antusias para pengemudi bajaj dan anak-anak sekolah menghidupkan kampanye ini serta tujuannya untuk menciptakan budaya perdamaian melalui seni.

Berhasilnya kketerlibatan para pengemudi bajaj dan anak-anak sekolah menunjukkan bagaimana sikap banyak anggota masyarakat terhadap seni dan kekuatan yang dimiliki seni dalam menciptakan Pakistan yang toleran dan damai.

Sikap-sikap ini dan efek-efek positif dari berbagai program seperti kampanye Aman Sawari bisa kembali menumbuhkan harapan pada banyak orang yang memang sangat membutuhkannya.

PYA juga percaya bahwa promosi seni dalam bentuk apapun merupakan cara yang damai dan penting untuk mengubah citra Pakistan yang sudah sangat rusak dan negatif di seluruh dunia. Kampanye ini juga bertujuan untuk menghilangkan mitos tentang Pakistan dan rakyatnya. Kampanye ini ingin menunjukkan keberagaman dan kreativitas dari sebuah bangsa yang telah mengalami lebih banyak konflik, internal maupun internasional, dalam dasawarsa terakhir dibandingkan kebanyakan negara lain.

Kampanye Aman Sawari bisa menunjukkan pada masyarakat global bahwa ada prakarsa-prakarsa yang sedang dijalankan untuk menangani masalah-masalah inti di masyarakat Pakistan.

PYA berharap bahwa setiap perjalanan dengan bajaj perdamaian ini akan berkontribusi pada mengakarnya konsep perdamaian, toleransi dan persatuan di masyarakat. Dengan cara inilah perdamaian akan berjalan di Pakistan, ala Aman Sawari.

* Syed Ali Abbas Zaidi adalah pendiri Pakistan Youth Alliance. Heena Bukhari adalah seorang aktivis sosial di London. (CGNews).

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment