HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-  Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Hanya Mengejar Kekuasaan, Mahasiswa Kehilangan Orientasi

February 28
22:53 2013

HMINEWS.Com – Mahasiswa kini kehilangan orientasi, sibuk mengejar kekuasaan dan malas mengkaji, justru terjadi di saat yang penuh kebebasan pascareformasi. Fokus mahasiswa pada umumnya adalah kekuasaan, sehingga tugas intelektualnya banyak terabaikan.

“Mahasiswa sudah kelihangan orientasi dan idealisme. Arahnya sudah mengejar-ngejar kekuasaan. Mahasiswa, mana ada sekarang yang berdiskusi intens, padahal semua tersedia. Pada zaman Sukarno-Suharto kan semuanya serba terbatas. Di zaman Suharto mahasiswanya masih lebih ideal, diskusi tersebar di mana-mana, menjamur, di lantai-lantai. Sekarang tidak ada lagi,” kata pengamat politik Universitas Indonesia saat menghadiri Pembukaan Pleno III PB HMI MPO di Jakarta, Ahad (24/2/2013).

Karena tidak ada diskusi itulah, mahasiswa kehilangan orientasi dan sibuk mengejar hal yang tidak substansial. “Tidak ada tukar pikiran, tambahan pikiran, evaluasi pikiran. Tidak ada lagi,” lanjutnya.

Arbi memberikan contoh aksi mahasiswa yang mengatasnamakan membela kepentingan rakyat, tetapi di saat yang sama sembari mengganggu kepentingan rakyat pula, misalnya dengan memblokader jalur kereta api. Hal itu umumnya karena mahasiswa merasa cukup hanya dengan mendapatkan ilmu dalam perkuliahan saja.

“Padahal dosennya ngibul aja itu, yang ngasih kuliah kan asisten. Dosennya aja masih kuliah dari bahan yang dari dulu tidak pernah diperbaiki,” tandasnya.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment