HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...
  • Tahun 2029 Kecerdasan Komputer Diperkirakan Menyamai Manusia HMINEWS.COM, Director of Engineering Google, Ray Kurzweil, memperkirakan pada 2029 kecerdasan komputer akan setara dengan manusia, kondisi tersebut dikenal dengan istilah singularity, Sosok-sosok cerdas dunia percaya bahwa suatu saat nanti...
  • PB HMI Mengajak Kader, Almuni serta Masyarakat Turut Membantu Korban Gempa Aceh HMINEWS.COM, Jakarta- PB HMI (MPO) mengajak kader, almuni serta masyarakat untuk membantu korban gempa berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.   Bantuan berupa uang dapat disalurkan melalui...
  • Hina Alqur’an, HMI Akan Laporkan Ahok ke Mabes Polri HMINEWS.COM- Jakarta-¬†Pengurus Besar HMI (MPO) Komisi Hukum dan HAM akan¬†melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Mabes Polri karena dianggap telah menghina agama Islam terkait videonya yang...

Politik KAHMI Politik Ide

February 06
02:33 2013

HMINEWS.Com – Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI), Mahfud MD menyatakan KAHMI tidak mungkin tidak berpolitik, sebab dari kelahirannya HMI juga merupakan perjuangan politik yaitu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Akan tetapi politik seperti apa, itulah yang perlu ditegaskan.

“Politik dalam arti ide-ide, politik inspiratif. Memberikan kritik secara umum, tidak partisan, gerakan non-parpol seperti petisi-petisi dan lainnya,” ujar Mahfud MD dalam konferensi pers sebelum acara pelantikan Majelis Nasional KAHMI di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Mahfud mencotohkan, gerakan politik yang bisa dilakukan oleh bukan organisasi politik seperti KAHMI adalah seperti apa yang juga sering dilakukan ormas NU atau Muhammadiyah yang kadang membuat petisi untuk menentang kebijakan yang salah.

Sedangkan secara institusional, KAHMI tidak boleh digunakan sebagai kendaraan politik. “KAHMI-nya tidak boleh, orang-orangnya bebas,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, personel pengurus KAHMI berasal dari berbagai latar belakang dan bergerak dalam berbagai bidang. Mereka yang berasa dari partai politik juga didorong untuk berpolitik dengan partai masing-masing, tetapi tidak menggunakan KAHMI.

“Meski berbeda partai politik, tetapi idenya harus satu, yaitu ide untuk memenangkan Indonesia.”

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment