HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Hina Alqur’an, HMI Akan Laporkan Ahok ke Mabes Polri HMINEWS.COM- Jakarta- Pengurus Besar HMI (MPO) Komisi Hukum dan HAM akan melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Mabes Polri karena dianggap telah menghina agama Islam terkait videonya yang...
  • Pilgub DKI 2017, Mahfud MD: KAHMI Netral HMINEWS.COM, Jakarta- Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 mendatang, akan diikuti oleh tiga pasangan kandidat calon gubernur dan wakil gubernur. Dari tiga pasangan calon tersebut, dua diantaranya adalah alumni HMI atau...
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...

Mahasiswa Unisma Bekasi Desak BSS Dicabut

January 03
21:05 2013

HMINEWS.Com – Mahasiswa Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi berunjukrasa menentang kebijakan Berhenti Studi Sementara/ Berhenti Studi Otomatis (BSS/BSO) sepihak bagi mahasiswa yang menunggak bayaran. Kebijakan dinilai merugikan hak mahasiswa.

Menurut mahasiswa, pihak rektorat mengeluarkan kebijakan BSS/O secara sepihak terhadap 278 mahasiswa yang menimba ilmu di kampus tersebut karena belum melunasi uang kuliah menjelang Ujian Tengah Semester (UTS), padahal sebelumnya tidak ada kesepakatan mengenai hal itu antara rektorat dengan mahasiswa.

“Ini keputusan sepihak rektorat dan jelas sangat merugikan mahasiswa,” ujar Zulhan, koordinator aksi tersebut, Kamis (3/1/2013).

Atas kejadian tersebut, mahasiswa mendesak rektorat mencabut kebijakan tersebut, mengingat banyaknya mahasiswa kurang mampu. Selain itu mahasiswa juga meminta pihak kampus memfasilitasi pemberian beasiswa atau keringanan biaya studi bagi mahasiswa tidak mampu agar tetap dapat meneruskan kuliah mereka.

sumber: bekasiraya

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment