HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM-¬†Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-¬† Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Mahasiswa Unisma Bekasi Desak BSS Dicabut

January 03
21:05 2013

HMINEWS.Com – Mahasiswa Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi berunjukrasa menentang kebijakan Berhenti Studi Sementara/ Berhenti Studi Otomatis (BSS/BSO) sepihak bagi mahasiswa yang menunggak bayaran. Kebijakan dinilai merugikan hak mahasiswa.

Menurut mahasiswa, pihak rektorat mengeluarkan kebijakan BSS/O secara sepihak terhadap 278 mahasiswa yang menimba ilmu di kampus tersebut karena belum melunasi uang kuliah menjelang Ujian Tengah Semester (UTS), padahal sebelumnya tidak ada kesepakatan mengenai hal itu antara rektorat dengan mahasiswa.

“Ini keputusan sepihak rektorat dan jelas sangat merugikan mahasiswa,” ujar Zulhan, koordinator aksi tersebut, Kamis (3/1/2013).

Atas kejadian tersebut, mahasiswa mendesak rektorat mencabut kebijakan tersebut, mengingat banyaknya mahasiswa kurang mampu. Selain itu mahasiswa juga meminta pihak kampus memfasilitasi pemberian beasiswa atau keringanan biaya studi bagi mahasiswa tidak mampu agar tetap dapat meneruskan kuliah mereka.

sumber: bekasiraya

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment