HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-  Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Adhyaksa Dault Menghadang Negara Gagal

September 13
23:33 2012

HMINEWS.Com – Mantan Menpora, Adhyaksa Dault meluncurkan buku ‘Menghadang Negara Gagal. Sebuah Ijtihad Politik.’  Dimaksudkan sebagai kritik dan mencoba mencari jalankeluar dari krisis bangsa yang diakibatkan para elitnya.

Mengenai karut-marutnya perpolitikan, Adhyaksa menyatakan bahwa reformasi telah kehilangan arah, dan para pemuda sudah jengah menghadapi kenyataan tersebut.

“Reformasi sudah semakin kehilangan arah. Ini karena kita belum punya blue print soal bagaimana dan ke mana bangsa ini akan dibawa,” kata Adhyaksa Dault dalam peluncuran bukunya tersebut di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Adhyaksa menyampaikan agar para elit politik lebih mengedepankan kepentingan bangsa, dan atidak terkooptasi kepentingan kelompok masing-masing.

“Saya hanya ingin menyadarkan para pemimpin bangsa ini agar tidak terkotak-kotak dalam kamar. Keluar dari kamar itu, ada ruang makan bersama. Ada rumah yang namanya NKRI,” lanjutnya.

Adhyaksa mengkritik banyaknya kebijakan yang kini telah menyimpang dari apa yang telah dirintis para pemipin sebelumnya. Untuk menghindarkan bangsa dari kegagalan, kata dia, solusinya adalah kembali pada Pancasila sebagai jatidiri bangsa.

“Salah satu saolusinya adalah kembali ke Pancasila seperti yang diciptakan oleh bapak-bapak pendiri bangsa. Bangsa ini kehilangan penjiwaan dari pancasila terutama sila keempat.”

Sejumlah tokoh nasional hadir dan memberi komentar mengenai isi buku yang diluncurkan bertepatan dengan ulang tahun ke-70  ibunda Adhyaksa Dault tersebut. Di antaranya mantan Wapres Tri Sutrisno, Ketua Umum Ormas Nasdem Surya Paloh, Menteri Hatta Rajasa, Wakil Ketua DPR Pramono Anung dan lainnya. []

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment