HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...

RI Didesak Paksa Myanmar Buka Akses Bantuan

August 05
01:37 2012

HMINEWS.Com – Sejumlah ormas Indonesia menggelar aksi solidaritas untuk Muslim Rohingya. Menyatakan keprihatinan atas tragedi kemanusiaan warga Etnis Rohingya dan mendesak pemerintah RI agar memaksa Myanmar membuka akses bantuan untuk warga Musilm Rohingya.

Aksi dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia, Jakmania dan Gebu Cinta di Bundaran Hotel Indonesia, Sabtu (4/8/2012).

Puluhan peserta aksi menggelar aksi teatrikal membentangkan spanduk mengenai pembantaian yang dialami komunitas Muslim Rohingya oleh rezim Junta Militer Myanmar. Para peserta aksi juga mengimbau warga Indonesia agar menyalurkan bantuan untuk meringangkan penderitaan warga Rohingya yang tidak diakui negaranya sendiri dan ditolak di mana-mana.

Sebelumnya, ACT telah mengirim bantuan dan relawan ke Rohingya, akan tetapi tidak bisa masuk karena blokade. Lembaga ini juga dengan gencar menggalang dana untuk misi tersebut. []

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment