HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Penjaga Makam Pahlawan Bertahan Dengan Gaji Tak Masuk Akal

August 03
05:48 2012

HMINEWS.Com – Penjaga Taman Makam Pahlawan Kabupaten Karawang bekerja dalam dilema.  Bekerja mengurusi makam demikian luas namun dengan penghasilan yang tidak masuk akal, jauh dari mencukupi.

Seperti dituturkan salah seorang penjaga makam, Endang (45), ia hanya menerima Rp490.000 per tiga bulan. Akibatnya, ia bersama dua orang rekannya sesama penjaga makam tidak bisa maksimal melaksanakan pekerjaan tersebut, dan berdampak pada pemeliharaan makam.

Jalan masuk dari gerbang ke tempat pemakaman terlihat sangat tidak sedap dipandang. Pintu gerbang rusak parah, pos Satpam penuh dengan coretan liar, juga rumput liar yang menjalar ke jalan membuat tampak sangat tidak terurus dengan baik. Bahkan banyak serpihan botol bekas minuman keras berserakan di jalan itu.

Selasa 31 Juli 2012 tepat pukul 14.15 WIB team kru HMINEWS mendapati seorang pencari rumput untuk ternak-ternaknya di rumah, sedang mengumpulkan rumput dari Taman Makam Pahlawan Kabupaten Karawang.

“Biasanya sering ada yang berkunjung ke sini. Pemerintah juga sering ada aja yang ke sisni,” kata Dasa, pencari rumput liar itu. Ia mengaku tidak tahu urusan kebersihan makam, karena bukan penjaga makam tersebut.

Kondisi makam, semua pintunya terkunci dari dalam dengan tali yang dikaitkan kayu. Hanya halaman upacara dan tempat pemakaman yang terlihat bersih, karena penjaga hanya merawat di bagian sana saja.

Penjaga makam, Endang, mengaku jengah bekerja di tempat tersebut, ia mengaku kurang diperhatikan. “Terus terang saya agak bosan bekerja di sini, saya ingin kerja yang lain saja. Karena gajinya tidak mencukupi kebutuhan kami sekeluarga,” kata Endang.

Jika ada tawaran pekerjaan lain yang lebih menarik, lelaki tersebut menyatakan akan menerimanya. Sebab gaji bekerja sebagai penjaga makam hanya Rp490.000 per tiga bulan.

“Di hari raya juga tidak ada tunjangannya,” akunya.

Namun keinginan pindah profesi selalu ditunda. Pasalnya, kata dia, orang-orang KODIM tidak mengizinkan. Sebetulnya Taman Makam Pahlawan itu terdapat tiga penjaga, namun semuanya sama mengeluhkan gaji yang mereka dapat pertiga bulan. Mereka berharap pemerintah menaikkan gaji mereka. Agar mereka semangat dalam menjalani tugasnya, dan dapat penghidupan yang lebih layak.

Asep Riyadi

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment