HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM- Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-  Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Penjaga Makam Pahlawan Bertahan Dengan Gaji Tak Masuk Akal

August 03
05:48 2012

HMINEWS.Com – Penjaga Taman Makam Pahlawan Kabupaten Karawang bekerja dalam dilema.  Bekerja mengurusi makam demikian luas namun dengan penghasilan yang tidak masuk akal, jauh dari mencukupi.

Seperti dituturkan salah seorang penjaga makam, Endang (45), ia hanya menerima Rp490.000 per tiga bulan. Akibatnya, ia bersama dua orang rekannya sesama penjaga makam tidak bisa maksimal melaksanakan pekerjaan tersebut, dan berdampak pada pemeliharaan makam.

Jalan masuk dari gerbang ke tempat pemakaman terlihat sangat tidak sedap dipandang. Pintu gerbang rusak parah, pos Satpam penuh dengan coretan liar, juga rumput liar yang menjalar ke jalan membuat tampak sangat tidak terurus dengan baik. Bahkan banyak serpihan botol bekas minuman keras berserakan di jalan itu.

Selasa 31 Juli 2012 tepat pukul 14.15 WIB team kru HMINEWS mendapati seorang pencari rumput untuk ternak-ternaknya di rumah, sedang mengumpulkan rumput dari Taman Makam Pahlawan Kabupaten Karawang.

“Biasanya sering ada yang berkunjung ke sini. Pemerintah juga sering ada aja yang ke sisni,” kata Dasa, pencari rumput liar itu. Ia mengaku tidak tahu urusan kebersihan makam, karena bukan penjaga makam tersebut.

Kondisi makam, semua pintunya terkunci dari dalam dengan tali yang dikaitkan kayu. Hanya halaman upacara dan tempat pemakaman yang terlihat bersih, karena penjaga hanya merawat di bagian sana saja.

Penjaga makam, Endang, mengaku jengah bekerja di tempat tersebut, ia mengaku kurang diperhatikan. “Terus terang saya agak bosan bekerja di sini, saya ingin kerja yang lain saja. Karena gajinya tidak mencukupi kebutuhan kami sekeluarga,” kata Endang.

Jika ada tawaran pekerjaan lain yang lebih menarik, lelaki tersebut menyatakan akan menerimanya. Sebab gaji bekerja sebagai penjaga makam hanya Rp490.000 per tiga bulan.

“Di hari raya juga tidak ada tunjangannya,” akunya.

Namun keinginan pindah profesi selalu ditunda. Pasalnya, kata dia, orang-orang KODIM tidak mengizinkan. Sebetulnya Taman Makam Pahlawan itu terdapat tiga penjaga, namun semuanya sama mengeluhkan gaji yang mereka dapat pertiga bulan. Mereka berharap pemerintah menaikkan gaji mereka. Agar mereka semangat dalam menjalani tugasnya, dan dapat penghidupan yang lebih layak.

Asep Riyadi

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment