HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Produk Strategis Jadi Andalan Indonesia

August 19
03:20 2012

HMINEWS.Com – Satelit, pesawat tanpa awak dan roket menjadi andalan Ritech Expo 2012 dalam peringatan  Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-17, pekan lalu di Bandung, Jawa Barat.

Diproduksi LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), yaitu satelit A2 dan pesawat tanpa awak SUAC-01. Merupakan hasil desain dan dikerjakan anak bangsa, meski dengan persentase komponen lokal yang masih rendah.

Satelit tersebut akan menjalani serangkaian ujian, mulai getaran sampai gravitasi nol. Sedangkan peluncurannya menumpang pada Polar Satellite Vehicle (PSLV) milik India.

“Satelit kami merupakan satu-satunya yang mengorbit di garis katulistiwa,” kata Kepala LAPAN, Bambang Setiawan Tejakusuma, Sabtu (11/8/2012) lalu.

Satelit berfungsi untuk mengambil gambar permukaan bumi degnan dua kamera video, serta untuk membantu komunikasi radio amatir di daerah-daerah di tanah air. Semua data satelit dikirim langsung ke pusat pengendali di Rumpin, Bogor.

Sementara pesawat tanpa awak SUAV-01, mempunyai daya jelajah 1-12 km di angkasa. Baik satelit maupun SUAV terus dikembangkan dari segi kecanggihan dan grade-nya. Ditambah dengan roket RHAN-12 yang memmpunyai daya jangkau 14-36 km.

Produk teknologi tersebut merupakan sebagian di antara hasil perusahaan strategis nasional yang dikembangkan sejak Orde Lama dan Orde Baru, seperti PT Pindad, PT Dahana, PT Pal, PT Dirgantara Indonesia.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment