HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM-¬†Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-¬† Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Tragedi Rohingya

July 29
18:31 2012

Bagai disambar Petir
tiba-tiba Langit memerah
menyelami makna insaniyah,
insan kolektif dalam aliran merah pekat, memilukan hati

Ternyata, warna kabut memerah itu!
warna darah dan tetesan pilu, perih muslim Rohingya
yang dibantai bagai makanan
penghangat nafsu angkara murka Syaetaniyah

Inilah pembantaian, penistaan manusia
karena warna, aliran, ras
membuatakan manusia akan hakikatnya yang satu

tangis pedih, ratapan Rohingya
tiada berbekas pada jiwa hitam berkabut
bahkan suara PPB seakan lenyap
dalam getirnya petir pembantaian kemanusiaan

Katanya pro kemanusiaan
katanya pro keadilan
katanya pro kebebasan

Sungguh tragis
sungguh mengerikan
yang menyorot konten aktual
tragedi Rohingya

Rohingya, manusia legal kehadirannya
namun kuasa merapampas semua legalitas adanya
ma’lum begitulah kuasa
jika egosentrisme, kuasa negatif jadi penafsirannya

ini harus dihentikan
ini harus diadili
agar rasa kemanusiaan terobati
karena manusia tanpa rasa kemanusiaan sebenarnya
tidak memiliki keberadaan
alias tidak ada selain jasadnya saja

Jakarta, Sabtu 28 Juli 2012
Bahtiar Ali Rambangeng

Tags
Share

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment