HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Tragedi Rohingya

July 29
18:31 2012

Bagai disambar Petir
tiba-tiba Langit memerah
menyelami makna insaniyah,
insan kolektif dalam aliran merah pekat, memilukan hati

Ternyata, warna kabut memerah itu!
warna darah dan tetesan pilu, perih muslim Rohingya
yang dibantai bagai makanan
penghangat nafsu angkara murka Syaetaniyah

Inilah pembantaian, penistaan manusia
karena warna, aliran, ras
membuatakan manusia akan hakikatnya yang satu

tangis pedih, ratapan Rohingya
tiada berbekas pada jiwa hitam berkabut
bahkan suara PPB seakan lenyap
dalam getirnya petir pembantaian kemanusiaan

Katanya pro kemanusiaan
katanya pro keadilan
katanya pro kebebasan

Sungguh tragis
sungguh mengerikan
yang menyorot konten aktual
tragedi Rohingya

Rohingya, manusia legal kehadirannya
namun kuasa merapampas semua legalitas adanya
ma’lum begitulah kuasa
jika egosentrisme, kuasa negatif jadi penafsirannya

ini harus dihentikan
ini harus diadili
agar rasa kemanusiaan terobati
karena manusia tanpa rasa kemanusiaan sebenarnya
tidak memiliki keberadaan
alias tidak ada selain jasadnya saja

Jakarta, Sabtu 28 Juli 2012
Bahtiar Ali Rambangeng

Tags
Share

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment