HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...
  • Tahun 2029 Kecerdasan Komputer Diperkirakan Menyamai Manusia HMINEWS.COM, Director of Engineering Google, Ray Kurzweil, memperkirakan pada 2029 kecerdasan komputer akan setara dengan manusia, kondisi tersebut dikenal dengan istilah singularity, Sosok-sosok cerdas dunia percaya bahwa suatu saat nanti...
  • PB HMI Mengajak Kader, Almuni serta Masyarakat Turut Membantu Korban Gempa Aceh HMINEWS.COM, Jakarta- PB HMI (MPO) mengajak kader, almuni serta masyarakat untuk membantu korban gempa berkekuatan 6,5 SR yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.   Bantuan berupa uang dapat disalurkan melalui...
  • Hina Alqur’an, HMI Akan Laporkan Ahok ke Mabes Polri HMINEWS.COM- Jakarta-¬†Pengurus Besar HMI (MPO) Komisi Hukum dan HAM akan¬†melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Mabes Polri karena dianggap telah menghina agama Islam terkait videonya yang...

Herdi Sahrasad: Sekarang Parpol Tak Punya Program

June 08
17:01 2012

HMINEWS.Com – Beda partai politik dahulu dengan sekarang. Partai-partai politik seperti PNI, Masyumi, NU, PSI bahkan PKI mempunyai program yang jelas yang ditawarkan kepada rakyat. Karena itulah tak heran pada pemilu 1955, rakyat begitu antusias meski tanpa iming-iming uang atau materi.

Program partai itulah yang menjadi harapan besar rakyat. Bedanya dengan sekarang, partai-partai politik selalu mengiming-imingi rakyat dengan uang menjelang pencoblosan, tapi nyaris tanpa program solutif yang ditawarkan.

Demikian kata pengamat ekopol Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad dalam seminar dan peluncuran situs beritaHR.com di Rumah PAN, Jalan Warung Buncit Pasar Minggu Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2012) malam.

Menurut mantan aktivis HMI tersebut, kondisi rakyat kecil kini masih sangat memprihatinkan. Di pedesaan petani-petani hanya mempunyai lahan sempit yang tidak mencukupi, sehingga mendorong mereka bermigrasi ke kota, menyebabkan permasalah menumpuk di perkotaan.

Selain itu, nelayan Indonesia di pesisir Jawa dari Cirebon sampai Banyuwangi mayoritas nelayan miskin. Di Sulawesi dan daerah-derah lain sama.

“Daerah pantai sudah dikapling-kapling konglomerat kaya dan nelayan tersisih. Kalaupun orang-orang berdasi itu turun kampung, mereka mempekerjaan rakyat dengan upah murah. Itu tidak menolong dan sangat tidak nasionalis,” lanjut Herdi.

Meski demikian, lanjutnya, partai-partai politik yang mengaku membela rakyat termasuk partai ‘Islam’ tidak memperhatikan mereka, padahal rakyat kecil termarjinalkan tersebut merupakan basis umat. (Fathur)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment