HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Pesawat Tanpa Awak Amerika Kembali Bombardir Pakistan

May 28
10:45 2012

HMINEWS.Com – Amerika Serikat terus-menerus melanggar kedaulatan Pakistan. Dengan pesawat tanpa awak tak henti-hentinya membombardir wilayah tersebut dan pada tahun 2012 ini saja korban sudah mencapai 117 orang tewas.

Serangan kembali terjadi pada Senin (28/5/2012) dinihari sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Menyasar sebuah rumah di daerah Mir Ali, Waziristan Utara, salah salah satu daru tujuh daerah kesukuan semi otonom di perbatasan Pakistan-Afghanistan.

Menurut Urdu TV Dunya, korban tewas sedikitnya 5 orang, ditambah lainnya yang kritis dan belum teridentifikasi. Serangan itu merupakan yang ke-16 kalinya sejak awal tahun 2012 ini.

Meski dikecam sebagai pelanggaran kedaulatan serius, Amerika berdalih serangan tersebut sebagai cara efektif mengatasi terorisme. []

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment