HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM-¬†Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-¬† Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...
  • Farouk Abdullah: Kader HMI Harus Memiliki Economic Independent HMINEWS.COM- Farouk Abdullah Alwyni, MA, MBA, ACSI Ketua Dewan Pembina CISFED (Center for Islamic Studies in Finance, Economics, and Development) menilai bahwa HMI harus memiliki Economic Independent (Kemandirian ekonomi), Itu...

Preman Picu Bentrok, Laskar Mensweeping Jalanan Solo Namun Salah Sasaran

May 05
03:23 2012

HMINEWS.Com – Akibat penganiayaan oleh kelompok preman di Solo, Jawa Tengah, Laskar Amar Makruf mengadakan sweeping. Ratusan orang membawa senjata tajam berkeliling mencari kelompok preman di Jalan RE Martadinata, Gandekan, Solo, Jumat (4/5/2012) siang.

Sweeping tersebut berujung bentrok dengan warga pada pukul 15.00 dan dua orang luka parah, yaitu Ngatiman (63) dan Haris (30). Keduanya menjadi korban karena saat laskar melewati bengkel ada yang melempar iring-iringan dengan botol.

“Mereka mengira dua korban ini yang melempar, karena kedua korban ini dianggap dekat dengan yang melempar botol,” kata Jubir Polresta Solo, Sisraniwati.

Pengeroyokan tersebut mengakibatkan kemarahan warga yang kemudian menyerang balik laskar. “Intinya balas dendam dari kelompok warga. Kemudian, ada motor kelompok itu dibakar,” lanjut Sisraniwati.

Sedangkan dua anggota laskar yang dianiaya pada bentrokan sebelumnya oleh kelompok preman adalah Dodo (40) dan Sandi Nino (23) serta sepeda motor yang ditumpangi keduanya dibakar usai melayat.

Pentolan preman penganiaya anggota laskar adalah Iwan Walet dan Mardi yang kini telah ditahan polisi. “Iwan Walet dan Mardi telah ditetapkan sebagai tersangka. Kami juga telah mengamankan para saksi,” ujar wanita berpangkat AKP tersebut.

Sementara menurut Kapolresta Solo, Kombes Pol Asjima’in, kedua tersangka merupakan warga Kampung Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo yang terlibat langsung dalam bentrok dan melukai dua orang dan membakar sepeda motor.

Satu lagi warga yang terluka korban salah sasaran, yang bukan berasal dari kedua kubu adalah Agus Pamuji (31), dirawat di RSU Moewardi Solo. [viva/solopos/antara]

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment