HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Bedah Buku Konspirasi SBY-Bakri Peringati 6 Tahun Lumpur Lapindo

May 28
17:49 2012

HMINEWS.Com – Memasuki tahun ke-6 kasus Lumpur Lapindo, buku berjudul Menguak Konspirasi SBY- Bakrie Di Lumpur Lapindo dilaunching. Diselenggarakan salah satunya oleh HIMAJIP FISIP UNAS (Universitas Nasional), Pasar Minggu Jakarta Selatan, Senin (28/5/2012).

Dihadiri penulis buku, Ali Azhar Akbar dan sejumlah pembicara seperti Efendi Simbolon (Komisi VII DPR), Hendrajit (Global Future Institue), Tjuk Kasturi Sukiadi (Ekonom Unair sekaligus penggagas Gerakan Menutup Lumpur Lapindo/ GMLL), Surna T. Djajadiningrat (Ketua Dewan Proper Kemeneg LH), TB Massa Djafar (Ketua Prodi Pascasarjana Ilmu Politik UNAS).

Terjadi perdebatan seru pada sesi tanya jawab, antara yang berargumen kasus Lapindo merupakan gejala alam dan yang mengatakan sebagai kesalahan manusianya (human error).

Namun secara garis besar, terutama pemanfaatan kasus tersebut secara politis memang terjadi antara pengusaha yang bertanggungjawab atas terjadinya kasus dengan penguasa yang memiliki kewenangan. Kemudian dari kasus tersebut terjadi ‘deal politik’ sama-sama tahu, yang berakibat pada pelanggengan kekuasaan dan pembiaran dan makin merebaknya budaya korup.

“Ada kesepakatan Abrurizal Bakrie-Arifin Panigoro, kesepakatan di bawah meja, juga karena upaya Arifin hendak cuci tangan dari kasus tersebut,” kata salah Hendrajit.

Pembahasan akhirnya pun sampai pada politik kartel bahwa politik Indonesia dikuasai mafia (kartel) atau kroni. Antara SBY, Arifin Panigoro, Marzuki Darusman, Fahmi Idris dan Osman Sapta, yang dia sebut sama saja karena berasal dari akar kelompok yang sama. Aburizal Bakrie termasuk di dalamnya. []

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment