HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM-¬†Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-¬† Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Fakultas Teknik UGM Ciptakan Converter Kit

January 10
11:29 2012

HMINEWS – Kreasi anak bangsa terus bermunculan. Kali ini, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada terus mengembangkan converter kit, peralatan yang digunakan agar mesin berbahan bakar premium, pertamax, ataupun solar bisa menggunakan bahan bakar gas.

Ketua Tim Peneliti Jayan Sentanuhady mengatakan sebenarnya sejak 2009 lalu sudah dilakukan pengembangan itu. Bahkan, lanjutnya, UGM sudah mulai melakukan uji coba converter untuk mobil berbahan bakar bensin dengan karburator, mobil berbahan bakar bensin dengan injection, mobil berbahan bakar solar, dan sepeda motor.

“Salah satunya, converter ini yang kami pasang di mobil penelitian gas UGM. Konverter ini bisa mengubah tenaga gas ke bensin,” ujat Ketua tim Mobil Penelitian Gas UGM Jayan, Senin (9/1).

Cara kerja dari konverter pada mobil gas UGM, kata Jayan, cukup sederhana, berawal dari tabung gas bertekanan 200 bar yang diletakkan di jok belakang mobil. Selanjutnya gas tersebut disalurkan ke bagian mesin di depan. Melalui konverter yang ada, tekanan bisa diturunkan menjadi 2-3 bar sebelum akhirnya masuk ke bagian injeksi gas dan manipol.

“Prinsipnya sederhana saja karena tenaga gas ini bisa diubah (switch) dengan bensin ketika mobil berjalan maupun dengan kecepatan tinggi,” urai dosen Jurusan Teknik Mesin dan Industri ini.

Untuk tabung gas selama ini memang masih diperoleh secara terbatas di beberapa tempat seperti di Jakarta, Palembang, dan Surabaya. Inovasi pemanfaatan konverter gas tersebut, menurut Jayan, akan ramah lingkungan karena emisi gas buangnya yang lebih bersih daripada bensin.

“Karena masih prototipe, harga konverternya masih mahal. Semoga saja setelah dilakukan tahap uji berikutnya bisa ditindaklanjuti oleh industri dan dimanfaatkan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkas Jayan .

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan konverter mobil gas ke bensin untuk mobil termasuk konverter untuk hidrogen, diesel, dan untuk sepeda motor. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah melakukan pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada April 2012.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment