HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Hari ini, SBY ke Cilacap Resmikan Kilang Minyak baru

December 28
14:31 2011

HMINEWS, Cilacap – Hari ini (Rabu, 28/12/2011) Presiden SBY dijadwalkan akan mengunjungi Kilang Pertamina Cilacap untuk melakukan peletakan batu pertama kilang baru di lokasi itu.

 

Kilang tersebut rencananya akan dibangun PT Adhi Karya dengan nilai proyek Rp 8 triliun. “Agenda peletakan batu pertama dijadwalkan pada 28 Rabu besok,” kata Hupmas Pertamina RU IV Cilacap, Ruseno kepada kontributor HMINEWS Cilacap, Kasyono.

Ruseno mengatakan kilang tersebut direncanakan selesai dibangun pada 2014. Kilang baru itu akan memproduksi premium beroktan tinggi seperti di Balongan. Kilang RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) di kompleks kilang Cilacap itu diharapkan bisa menambah pasokan premium beroktan tinggi di tingkat nasional.

 

Kilang RFCC tersebut rencananya akan dibangun di area 68 kilang Pertamina Cilacap. Kilang itu merupakan kilang untuk mengolah residu minyak bumi menjadi premium beroktan tinggi dan elpiji.

Menurut Ruseno, nilai proyek senilai US$ 931,48 juta atau setara Rp 8 triliun. Bahkan secara keseluruhan proyek itu ditaksir akan menelan dana hingga US$ 1,1 miliar.

 

Untuk pengerjaannya proyek tersebut akan dikerjakan oleh konsorsium PT Adhi Karya Tbk dan PT Gold Star Engineering yang merupakan perusahaan asal Korea. Proyek ini dijadwalkan akan memakan waktu pengerjaan selama 39 bulan, sehingga pada 2014 diharapkan kilang RFCC sudah bisa beroperasi.

Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Cilacap, Taryo mengatakan selain mengunjungi Kilang Cilacap, Presiden juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan petani dan nelayan. “Pak Presiden dijadwalkan berada di Cilacap selama dua hari dari 28-29 Desember,” katanya.

“Dengan datangnya SBY ke Cilacap maka Cilacap seolah berhias diri, jalan-jalan diaspal, lampu-lampu jalan diperbaiki, pengamanan diperketat, dll. Semoga tidak hanya waktu penyambutan SBY saja Cilacap berhias tetapi setiap saat terutama dengan program-program pengentasan kemiskinan yang semakin menghimpit rakyat.

 

Kilang Minyak Baru harusnya semakin memberikan ‘angin segar’ kepada warga Cilacap untuk semakin sejahtera” Demikian disampaikan Anto, Tokoh Masyarakat Kesugihan yang ditemui HMINEWS di kantornya. [] Kasy

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment