HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Setelah 31 Tahun, Konferensi Internasional Media Islam Kembali Digelar

December 13
02:00 2011

HMINEWS.Com, Jakarta – Konferensi Internasional Kedua Media Islam kembali digelar. 31 tahun lalu, konferensi pertama diadakan di Jakarta, tepatnya tanggal 1-3 September 1980.

Sebagaimana tiga dasawarsa lalu, konferensi kali ini diselenggarakan oleh Rabithah Alam Islami (Muslim World League) dan Kementerian Agama Republik Indonesia. Bertempat di Hotel Sultan, acara dibuka Senin malam oleh Wakil Presiden RI, Boediono. Dihadiri Sekjen Rabithah Alam Islami, Syekh Abdullah bin Abdul Muhsin Atturki, Menteri Agama Suryadharma Ali, Menkominfo Tifatul Sembiring.

Peserta berdatangan dari 24 negara, dengan jumlah peserta sekitar 400 orang, sebagian besarnya berasal dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Turki, negara-negara Arab, Afrika dan Selandia Baru.

Dalam pidato sambutannya Wapres Boediono mengatakan, perkembangan media yang demikian pesatnya memerlukan kontrol orang tua, para ulama, guru-guru dan masyarakat pada umumnya agar tidak berdampak negatif.

“Seperti pornografi, hasutan radikalisme atas nama agama. Para orang tua, ulama dan guru harus mengontrol media agar lebih aman untuk anak-anak,” ujar Wapres Boediono, Senin (12/12) malam.

Sementara Syekh Abdullah mengatakan, media massa Islam haru bisa menjadi counter attack terhadap berbagai propaganda dan harus mampu menjawab persoalan keumatan. (Fathur)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment