HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...

Arab Saudi Eksekusi warga Sudan Atas Tuduhan Tukang Sihir

November 06
03:58 2011


HMINEWS, Arab Saudi –  Lagi, seorang Sudan dipenggal di tempat umum dengan posisi berjongkok dan ditutup matanya, Abdul Hamid bin Husain bin al-Fakki Moustafa dieksekusi di sebuah tempat parkir mobil  di Madinah, Saudi Arabia, di barat negara itu karena dituduh sebagai tukang sihir.

 

Abdul Hamid yang dipenggal pada tanggal 20 September lalu adalah orang ke 44 yang dieksekusi di Arab Saudi dan  termasuk orang ke 11 untuk kategori warga negara asing.  Total yang dieksekusi di tahun 2011 lebih banyak 17 orang dibandingkan di tahun 2010.

Pemerintah Arab Saudi memang terkenal sadis dan hobi mengeksekusi orang. Kenaikan  angka ini  mengundang kritik dari sejumlah badan yang memiliki perhatian akan hak asasi manusia.  Demikian disiarkan dailymail awal pekan ini.

Arab Saudi memang lebih menyukai eksekusi dengan cara dipenggal dengan pedang yang tajam dibandingkan dengan listrik atau suntik mati. Cara ini dianggap lebih manusiawi dan cepat. Dan sementara kejahatan ‘sihir’ tidak terdefinisi dalam hukum Arab Saudi, telah digunakan untuk menghukum orang-orang untuk menjalankan sah dari hak asasi manusia mereka.

Abdul Hamid ditangkap pada tahun 2005 karena diminta menyusun mantra oleh seorang pria yang bekerja untuk Mutawa’een (polisi agama).  Mantra ini diperuntukkan agar ayah dari pria ini dapat meninggalkan istri keduanya. Untuk praktek ini, Abdul Hamid mendapat 6000 riyal-setara dengan £ 1.000. Ia dipukuli setelah penangkapan dan diperkirakan telah dipaksa untuk mengakui tindakan sihir.

Malcolm Smart, Direktur Amnesti Internasional untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, sangat mengkritik eksekusi ini. Dia berkata: “eksekusi Abdul Hamid adalah mengerikan dan sepertinya Arab Saudi akan terus menggunakan hukuman yang paling kejam dan ekstrim.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment