HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Jika Anas Dipecat, Arus Bawah Siap Lawan SBY

July 23
13:28 2011

HMINEWS – Pengamat Politik dari LIPI, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, jika Kongres Luar Biasa (KLB) digelar, dipastikan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melawan arus bawah Demokrat (DPD dan DPC).

Karena itu SBY tetap pada posisi ragu-ragu untuk memutuskan. “Berisiko pecat Anas sebab arus bawah yakni DPD dan DPD mendukung Anas. SBY tidak berani lawan arus bawah,” ujar Burhanudin di Sentul, Bogor, Sabtu (23/7).

Menurutnya, pasca pemilihan di kongres Bandung, hampir semua DPD dan DPC dikuasai atau dipimpin oleh kelompok Anas. Semua DPD dan DPC pendukung Marzuki Alie sudah diminimalisasi.

Memang, menurutnya, ada tiga pintu untuk melakukan KLB berdasarkan AD/ADRT yakni melalui keputusan Dewan Mejelis yang terdiri dari dewan pertimbangan dan dewan pimpinan pusat, mayoritas setengan dari DPD dan 2/3 DPC.

Menurutnya, KLB bisa dimungkinkan melalui dewan majelis, namun tidak mungkin melalui keputusan DPD dan DPC. ” DPD dan DPC inilah yang akan menyelamatkan Anas,” tegasnya.

SBY, menurutnya, tidak berani KLB karena mempertimbangkan dukungan DPD dan DPD ini. Karena itu, KLB sulit dilaksanakan.[]MI/ian

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment