HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Berlindung ke Israel, Mubarak Pilih Mati di Mesir!

February 17
09:46 2011

Berlindung ke Israel, Mubarak Pilih Mati di Mesir!

HMINEWS- Mantan diktator Mesir, Hosni Mubarak, direlokasi menuju sebuah hotel besar di kota Ilat, di Palestina pendudukan dengan menggunakan helikopter setelah sempat tinggal beberapa pekan di Uni Emirat Arab.

Berdasarkan laporan Alalam (16/2/2011), para saksi mata menekankan bahwa muncul gerak-gerik yang mencurigakan di kota Ilat. Para pasukan keamanan rezim Zionis ditempatkan di sekitar hotel di kota itu dan bahkan aparat juga mengontrol kondisi keamanan dari udara.

Berdasarkan sumebr tersebut, sebuah sumber di hotel membocorkan informasi bahwa mantan presiden Mesir, Hosni Mubarak, akan tinggal di hotel tersebut. Menariknya seluruh pegawai hotel tersebut menolak menjawab pertanyaan soal kebenaran berita tersebut. Namun juru bicara hotel menyatakan akan mengontak untuk mengkonfirmasikan berita tersebut.

Hosni Mubarak Lebih Memilih Mati di Mesir

Seorang pejabat Arab Saudi seraya mengisyaratkan kesiapan negaranya untuk menampung mantan diktator Mesir menekankan, Hosni Mubarak menyerah kepada kematian.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Mehr mengutip Reuters, seorang pejabat Arab Saudi yang tidak bersedia disebutkan identitasnya mengatakan, Riyadh siap menampung Mubarak, namun mantan diktator Mesir ini bersikeras mati di negaranya sendiri.

Ia menambahkan, saat ini Mubarak belum mati, namun kondisi fisiknya tidak begitu baik. Mubarak juga menolak meninggalkan Mesir. Ditekankannya, Mubarak sepenuhnya siap untuk mati dan mengharap meninggal di Sharm el-Sheikh.

Diberitakan bahwa sekutu dekat AS dan Israel ini menyatakan ingin mati di Mesir dan menolak untuk berobat ke luar negeri seperti yang dianjurkan oleh para dokter.[]irib/ian

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment