HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...

64 Tahun, HMI Dituntut Wujudkan Cita-Cita

February 05
09:38 2011

64 Tahun, HMI Dituntut Wujudkan Cita-Cita

HMINEWS- Tak terasa 64 tahun sudah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengawal laju perjalanan bangsa Indonesia, tak ubahnya sebagai sepasang  kekasih. HMI dan Indonesia berdampingan seiring sejalan, hal ini bisa dilihat dari awal mula berdirinya organisasi yang diprakarsai oleh Lafran Pane. Dan tak bisa dipungkiri korps hijau hitam lahir atas kondisi bangsa yang pada saat itu sedang berjuang untuk dapat mempertahankan kemerdekaan.Hingga hampir dalam kondisi pahit serta getirnya bangsa ini tak satupun dilewatkan oleh HMI.

Sebagai organisasi berbasis perkaderan dan perjuangan HMI juga terbukti telah mencetak para kader berkwalitas sehingga mampu mengisi beberapa pos penting dalam lembaga pemerintahan dan ikut mewarnai kancah perpolitikan nasional. Hanya saja satu hal yang patut disayangkan, hingga 64 tahun apa yang menjadi cita-cita HMI yakni “Terbinanya mahasiswa islam menjadi insan ulil albab yang turut bertanggungjawab menciptakan tatanan masayarakat yang diridhoi Allah SWT,” tak jua terlaksana.

Apakah ada yang salah? pertanyaan tersebut  yang harus dijawab oleh kita hari ini, sebagai kader HMI baik yang masih berada distruktural maupun di luar struktur. Karena bila mengaca pada tujuan awal berdirinya wadah ini serta kwalitas SDM yang ada, rasanya bukan hal yang mustahil apa yang telah menjadi tujuan HMI dapat terwujud.

Godaan Kekuasaan

Kekuasaan cenderung membuat seseorang lupa mungkin itu kata yang tepat mengambarkan masalah yang menaungi HMI hari ini, bagaimana tidak. Kita bisa hitung berapa kader HMI yang berhasil duduk dalam lingkaran kekauasan mulai dari eksekutif, legeslatif, yudikatif baik dari tingkat pusat hingga lokal. Bila mau sedikit arogan kita bisa klaim mayoritas kader HMI mengsi pos-pos tersebut. Namun apakah kondisi itu berbanding lurus dengan cita-cita HMI, tentunya tidak.

Mereka yang telah menikmati empuknya kursi kekuasaan kebanyakan lupa bahwa mereka dilahirkan dari rahim HMI dan berangkat dari HMI pula. Dimana seharusnya sebagai seoarang kader ia mampu mengemban mandat organisasi yakni “Turut bertanggungjawab menciptakan tatanan masayarakat yang diridhoi Allah SWT,”. Namun kenyataan berkata lain godaan kekuasan telah membuai kader HMI larut dalam buaian. Hingga akhirnya cita-cita kolektif terlupakan, ego pribadi lebih dimunculkan. Dan identitas sebagai kader HMI tak pelak hanya menjadi sebuah kebangaan.

Menata Ulang

Dengan kondisi demikian dan diusianya yang masuk 64 tahun tentu harus ada upaya untuk melakukan sebuah pembenahan mendasar dalam tubuh organisasi ini. Meletakan serta meluruskan fondasi awal yang digagas para pendiri HMI menjadi hal yang tak bisa ditawar. Jangan sampai kemudian HMI hanya menjadi sebuah kendaraan untuk mengatarkan orang-orang merenguk tampuk kekuasaan, bukan lagi alat perjuangan menuju tatanan masyarakat yang diridhoi oleh Allah. Jika tetap begini adanya maka buat  apa organisasi ini tetap berdiri, toh hanya memperburuk kondisi bangsa Indonesia saja.

Untuk itu sudah selayaknya seluruh kader HMI duduk berdampingan serta bergandengan tangan baik yang masih dalam struktur HMI maupun mereka diluar struktur. Merumuskan kembali serta meluruskan cita-cita HMI. Selain itu terobosan-terobosan baru juga harus dipersiapkan HMI, guna menyosong perkembangan zaman. Tanpa sebuah adaptasi serta penyesuain tak mungkin rasanya HMI mampu bertahan.

Dan di ulang tahunnya yang  ke  64 sudah saatnya HMI kembali dalam garis perjuangnya. Sementara bagi kita kader HMI,  tak pantas jika larut dan hanya bangga dengan sejarah kejayaan masa  lampau serta nama-nama besar atau para pendahulu kita. Seperti Akbar Tanjung, Jusuf Kalla, Anis Baswedan, Anas Urbaningrum, Egi Sudjana serta berapa banyak lagi kader HMI yang telah besar dan harum namanya. Toh percuma saja jika mereka tidak mampu menkontribusikan diri bagi kemajuan Indonesia.

Maka mulai hari ini 5 Februari 2011 HMI dituntut berbuat bagi kemajuan bangsa dan negara ini, dengan tetap memegang teguh garis organisai. Sekali lagi HMI hanya alat untuk mewujudkan cita-cita kolektif yakni “Menciptakan tatanan masayarakat yang diridhoi Allah SWT,”. Tentunya terwujudnya mayarakat Indonesi yang sejahtra adil dan makmur, bukan untuk kepentingan pribadi.

Untuk itu tugas berat telah menanti, dan mampukah HMI menciptakan Indonesia yang bersih korupsi serta mewujudkan keadailan serta pemerataan dalam segi ekonomi, politik, hukum dan HAM. Kita tunggu saja dan semoga itu terwujud.

Selamat Ulang Tahun KE 64 Sang Hijau Hitam, semoga diusiamu yang semakin tua ini semakin berguna pula untuk kemajuan Indonesia… Bahagia HMI

Ivan Faizal Affandi, HMI Cabang Bekasi

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment