HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Ketua KAHMI: Konsepsi Masyarakat Madani Sangat Tepat Untuk Masa Depan Indonesia HMINEWS.COM, Mataram- Ketua Presidium Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengatakan bahwa konsepsi pemerintahan yang dikelola secara masyarakat madani sangat tepat untuk merawat masa depan Indonesia....
  • Sambut Mahasiswa Baru, UNM Hadirkan Akbar Faizal HMINEWS.COM-¬†Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2016-2017 di pelataran Gedung Phinisi, Sabtu (27/8/2016). Dalam acara tersebut UNM menghadirkan beberapa pembicara, Salah satunya adalah alumni UNM Akbar...
  • Pendiri KPPSI Tutup Usia, PB HMI Berduka HMINEWS.COM- Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar, Kanda Kalmuddin, M.Si, seorang aktivis Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (KPPSI), berpulang ke rahmatullah pada pukul 00.30 Wita,...
  • HMI: BOM Bunuh Diri Akhir Ramadhan, Tindakan Biadab HMINEWS.COM- Maraknya aksi teror dan ledakan bom bunuh diri di beberapa wilayah di akhir Ramadhan mendapat kecaman dan kutukan keras dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ketua Umum...
  • Dorong Kemerdekaan Palestina, PB HMI Bentuk PUSKASPINA HMINEWS.COM-¬† Tepat pada tanggal 26 Ramadhan 1437 H atau 01 Juli 2016 M, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) membentuk Pusat Kajian Israel dan Palestina (PUSKASPINA). Pembentukan lembaga...

Sembilan Elemen Gerakan Muda Kawal Gerakan Moral Tokoh Agama Lawan Rezim Pembohong

January 20
18:44 2011

Lawan Rezim Pembohong, Sembilan Elemen Gerakan Muda Kawal Gerakan Moral Tokoh Agama!

HMINEWS- Sembilan elemen pergerakan mahasiswa dan pemuda sepakat mengawal gerakan moral para tokoh lintas agama yang menilai Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono telah melakukan 18 kebohongan.

“Terima kasih kepada para ulama, kyai, pendeta, biksu, dan para tokoh yang sudah menjalankan tugas pelayanannya dengan menyuarakan hati nurani rakyat Indonesia,” ungkap salah satu Ketua Presidium DPP Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Stefanus Gusma atas nama ke-9 elemen pemuda di Jakarta, Kamis (20/1/2011).

Ke-9 elemen yang tergabung dalam Pergerakan Pelajar, Mahasiswa dan Kaum Muda Indonesia (PPMKMI) ini mendeklarasikan sebuah gerakan moral bertajuk “Perubahan Harus Terjadi Sekarang” yang dicetuskan di Kompleks Margasiswa (Sekretaris Presidium PMKRI), Jalan Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat.

Bagi mereka, langkah profetik para Tokoh Lintas Agama (TLA) merupakan pelita bagi perjuangan mengawal cita-cita bangsa.

“Cita-cita utamanya, adalah …`Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan,” ujarnya.

Alinea pertama dari Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 itu, menurut mereka, jelas sekali menyatakan, demi kemanusiaan dan keadilan, penjajahan dalam segala bentuknya harus dilawan.

“Itu harus dilakukan dengan perlawanan untuk merebutnya, sebagaimana dilakukan para pahlawan bangsa ini. Sebab tanpa perlawanan, penjajahan tidak mungkin terhapuskan,” tegasnya.

PPMKMI berpendapat pula, Indonesia secara `de jure` merdeka sejak tanggal 17 Agustus 1945, namun sesungguhnya secara `de facto` belum merdeka.

“Pasalnya, penjajahan ekonomi masih dilakukan oleh kaum pemodal (asing dan dalam negeri),” ujarnya.

Ke-9 elemen dalam PPMKMI itu masing-masing Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa Islam – Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pelajar Islam Indonesia (PII), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudi), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Trisakti (Kamtri) dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI).[]ant/ian

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. lae jahiddin
    lae jahiddin August 14, 03:51

    mari kawan mari

    Reply to this comment

Write a Comment