HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Bambang Soesatyo : Hatta Radjasa Gagal Urus Sembako Rakyat

January 05
03:54 2011

Anggota Badan Anggaran DPR, Bambang Soesatyo

HMINEWS- Anggota Badan Anggaran DPR, Bambang Soesatyo, menilai, klaim Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa perihal ciamiknyaperekonomian nasional sekadar pepesan kosong. Pasalnya, daya beli masyarakat saat ini justru tertekan dengan laju inflasi Januari-Desember 2010 yang mencapai 6,96 persen.

“Bagi rakyat, puja-puji atau klaim tentang Indonesia sebagai satu dari 18 kekuatan ekonomi dunia adalah pepesan kosong,” ujar Bambang yang juga Wakil Ketua Umum Kadin di Jakarta, Selasa (4/1/2011).

Menurut dia, pernyataan Hatta ini sebagai manuver untuk lari dari tanggung jawab terhadap persoalan ekonomi yang dihadapi rakyat saat ini. “Pernyataan itu tak lebih dari angin surga. Hatta coba meninabobokan rakyat dan membangun kebanggaan semu,” katanya.

Sebagai Menko Perekonomian, lanjut Bambang, semestinya Hatta lebih peduli pada persoalan sekarang ini, bukan justru mengira-ngira ekonomi negara 15 atau 20 tahun mendatang ketika jabatan menteri sudah tidak ada di tangan.

“Kalau sekarang ini terjadi lonjakan harga bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan cabai, berarti masalahnya berkait dengan perut rakyat,” ujarnya. “Itulah tugas utama Menko Perekonomian saat ini. Maka, Hatta harus memprioritaskan penanganan masalah pengendalian harga,” ungkapnya.

Wakil Bendahara Umum Partai Golkar ini mendesak Hatta untuk tidak lari dari tanggung jawab.

“Jangan mengajak rakyat mengawang-awang atau bermimpi sebab masalah riil saat ini adalah tingginya harga kebutuhan pokok rakyat,” katanya seraya menjelaskan, daya konsumsi jutaan keluarga sudah anjlok menuju titik nol.

“Jutaan anak terancam kekurangan gizi,” ujarnya.[]m/ian

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (3/1/2011), menyatakan, laju inflasi Januari-Desember 2010 sebesar 6,96 persen karena didominasi kenaikan inflasi dari beras.

Inflasi pada Desember sebesar 0,92 persen dengan indeks harga konsumen 125,17. Untuk bulan Desember, sumbangan beras terhadap inflasi sebesar 0,23 persen.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. turakhim
    turakhim January 20, 15:53

    Ini HMINews atau Bambang Soesatyo News, sih????

    Reply to this comment

Write a Comment