HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Bambang Soesatyo : Hatta Radjasa Gagal Urus Sembako Rakyat

January 05
03:54 2011

Anggota Badan Anggaran DPR, Bambang Soesatyo

HMINEWS- Anggota Badan Anggaran DPR, Bambang Soesatyo, menilai, klaim Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa perihal ciamiknyaperekonomian nasional sekadar pepesan kosong. Pasalnya, daya beli masyarakat saat ini justru tertekan dengan laju inflasi Januari-Desember 2010 yang mencapai 6,96 persen.

“Bagi rakyat, puja-puji atau klaim tentang Indonesia sebagai satu dari 18 kekuatan ekonomi dunia adalah pepesan kosong,” ujar Bambang yang juga Wakil Ketua Umum Kadin di Jakarta, Selasa (4/1/2011).

Menurut dia, pernyataan Hatta ini sebagai manuver untuk lari dari tanggung jawab terhadap persoalan ekonomi yang dihadapi rakyat saat ini. “Pernyataan itu tak lebih dari angin surga. Hatta coba meninabobokan rakyat dan membangun kebanggaan semu,” katanya.

Sebagai Menko Perekonomian, lanjut Bambang, semestinya Hatta lebih peduli pada persoalan sekarang ini, bukan justru mengira-ngira ekonomi negara 15 atau 20 tahun mendatang ketika jabatan menteri sudah tidak ada di tangan.

“Kalau sekarang ini terjadi lonjakan harga bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan cabai, berarti masalahnya berkait dengan perut rakyat,” ujarnya. “Itulah tugas utama Menko Perekonomian saat ini. Maka, Hatta harus memprioritaskan penanganan masalah pengendalian harga,” ungkapnya.

Wakil Bendahara Umum Partai Golkar ini mendesak Hatta untuk tidak lari dari tanggung jawab.

“Jangan mengajak rakyat mengawang-awang atau bermimpi sebab masalah riil saat ini adalah tingginya harga kebutuhan pokok rakyat,” katanya seraya menjelaskan, daya konsumsi jutaan keluarga sudah anjlok menuju titik nol.

“Jutaan anak terancam kekurangan gizi,” ujarnya.[]m/ian

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (3/1/2011), menyatakan, laju inflasi Januari-Desember 2010 sebesar 6,96 persen karena didominasi kenaikan inflasi dari beras.

Inflasi pada Desember sebesar 0,92 persen dengan indeks harga konsumen 125,17. Untuk bulan Desember, sumbangan beras terhadap inflasi sebesar 0,23 persen.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. turakhim
    turakhim January 20, 15:53

    Ini HMINews atau Bambang Soesatyo News, sih????

    Reply to this comment

Write a Comment