HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...

Inilah Dokter Muda Lulusan UGM Berusia 19 tahun 9 Bulan

December 30
18:42 2010

* Riana Helmi, Dokter Muda Lulusan UGM Berusia 19 tahun 9 Bulan Tercatat Direkor MURI

HMINEWS- Riana Helmi wisuda dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada  dengan usia 19 tahun 9 bulan. Selain itu, UGM juga melantik 142 dokter baru hari ini Karena berhasil lulus sebagai dokter termuda, Riana dalam pelantikan itu juga mendapatkan piagam penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Piagam penghargaan MURI diserahkan oleh Sri Widayanti (Wida) mewakili Ketua MURI, Jaya Suprana, kepada Dekan Fakultas Kedokteran sebelum diserahkan kepada Riana Helmi.

Riana Helmi yang kelahiran Banda Aceh, 22 Maret 1991, itu sebelumnya masuk Muri sebagai sarjana kedokteran termuda, yakni dalam usia 17 tahun 9 bulan. Fakultas Kedokteran UGM sebelumnya juga pernah memperoleh piagam penghargaan dari MURI, seperti pita terpanjang 500 m dalam peringatan hari AIDS, download jurnal kesehatan terbanyak, dan sikat gigi massal terbanyak.

“Jadi, pada kesempatan ini Riana Helmi setelah menjadi sarjana kedokteran termuda akhirnya terpilih kembali menjadi dokter termuda sehingga mendapatkan piagam penghargaan dari MURI,” kata Wida dalam acara yang bertempat di Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Kamis 30 Desember 2010 itu.

Dokter-dokter baru yang dilantik oleh Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D., terdiri atas 46 laki-laki dan 96 perempuan. Ali Ghufron Mukti, M.Sc,. Ph.D., mengatakan meskipun terpilih sebagai dokter termuda, Riana Helmi diyakini mampu dan telah matang, baik secara psikologis maupun sosialnya.

“Meskipun pernah sebagai sarjana kedokteran termuda hingga dokter termuda, kami yakin Riana tetap sudah matang, baik sosial dan psikologis, sehingga tidak ada kesulitan ketika terjun di lapangan,” kata Ghufron dilansir laman UGM.

Ghufron dalam kesempatan itu juga berharap agar para dokter yang dilantik ketika praktik dan terjun di masyarakat dapat bekerja dengan mengutamakan prinsip keselamatan dan efisiensi. Diakui Ghufron, selama ini dalam praktik dunia kedokteran masih banyak ditemui kasus medical error yang merugikan masyarakat dan mencoreng citra dokter. “Dengan masih banyak kasus medical error ini, maka diharapkan dokter baru bisa bekerja dengan tetap tidak meninggalkan prinsip keselamatan dan efisiensi,” ujarnya.

Di hadapan para dokter baru, Ghufron juga berpesan agar secara serius melaksanakan program internship. Internship adalah proses pemagangan selama 1 tahun di puskesmas ataupun rumah sakit tipe C dan D yang bertujuan untuk menyelaraskan antara hasil pendidikan dan praktik di lapangan.

Di tempat yang sama, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY, Bambang Suryono Suwondo, dalam sambutannya berharap agar para dokter baru nantinya dapat mengembangkan terapi herbal sebagaimana telah diatur dalam Permenkes 1109/2007. “Herbal dapat saja mendampingi farmaka atau mengganti farmaka yang selama ini ada sepanjang sudah ada bukti kemanfaatannya atau khasiatnya melalui uji klinik,” kata Bambang.

Dengan dilantiknya 142 dokter baru ini, hingga kini Fakultas Kedokteran UGM telah meluluskan sebanyak 7.204 dokter. Dari 142 dokter baru yang dilantik, 83 dokter lulus dengan menyandang predikat cumlaude. Lulusan terbaik diraih oleh Agus Simahendra dengan nilai IPK 3,97. Sementara itu, dokter lulusan tertua pada pelantikan kali ini adalah Noor Hanani Binti Mohd Hilmin, dengan usia 25 tahun 10 bulan.9vv/ian)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment