HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Mantan Wakasekjen PB HMI MPO: SBY Jangan Sok Gak Tahu Dech

November 09
12:41 2010

Bamsoet : SBY Jangan Sok Gak Tahu Dech!

HMINEWS.COM- Skenario penjualan saham PT. Krakatau Steel terus menuai badai kontroversi. Bau sangit manipulasi dan persekongkolan dengan dalih privatisasi ini terus mencuat, sejumlah kalangan menduga ada konspirasi tingkat tinggi dibalik penjualan saham ini.

Anggota Komisi III DPR-RI, dari fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai SBY lamban mengambil sikap atas kisruh IPO-KS yang terus menggelinding liar ke permukaan.

“Selaku Presiden, SBY tak boleh berdiam diri ditengah kecaman dan penolakan publik atas skenario IPO saham PT. Krakatau Steel saat ini. Seperti apapaun sikap dan posisi yang diambil, sikap presiden amat diperlukan untuk memperjelas pendirian pemerintahannya,” tegas Bambang dalam rilisnya ke Rimanews.com (8/11).

Bambang berharap, sebelum telanjur menjadi skandal seperti halnya kasus Century, presiden seharusnya mampu menggunakan wewenangnya untuk membatalkan atau menunda IPO KS saat ini.Presiden juga perlu meminta penjelasan dari menteri BUMN, Mustafa Abubakar terkait IPO KS. Karena skenario IPO-KS saat ini dinilai sejumlah kalangan hanya merugikan pemerintah.

Selain itu KS juga telah melahirkan tuduhan atau dugaan kalau pemerintahan SBY menjual murah KS, padahal KS tercatat sebagai industri yang strategis.

Bahkan Masyarakat dan kalangan DPR-RI menurut Bambang telah mencium modus penipuan dan akal-akalan dibalik penjualan saham KS yang hanya dihargai 850 perlembar. “Diduga ada konspirasi kekuatan besar, yang memanfaatkan privatisasi KS sebagai modus merampok kekayaan negara,” imbuhnya.

Di permukaan, lanjut Bambang, penipuan itu memang tidak terlihat, karena rangkaian proses dan tahapan-tahapannya legal. Misalnya, bahwa privatisasi itu sudah diagendakan pemerintah sejak jauh hari, dan disetujui DPR. Semua prosesnya pun  mengikuti aturan main yang berlaku, termasuk pentahapan data-data, mekanisme perhitungan, serta formulasi penetapan harga saham IPO.

“Data tentang kinerja perusahaan disebut legal, pasalnya diambil dari data internal perusahaan. Namun terendus ada data yang disamarkan atau disembunyikan dalam perhitungan harga saham. Maka, wajar jika sejumlah kalangan menganggap harga 850 itu tak wajar dan alias terlalu murah,” kata Mantan Wakasekjen PB HMI MPO ini. []MM/dni

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. Amas Mahmud
    Amas Mahmud November 10, 20:27

    Benar itu Bang, SBY sering melakukan tindakan pura-pura lupa, kalau tidak SBY sangat suka menangis di depan publik sebagai bentuk pencitraan dirinya. Hahahahaha…… Bahaya ini SBY.

    Reply to this comment

Write a Comment