HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Mahasiswa Lempari Mobil Ketua DPR dengan Telur Busuk. Rasain Tuh!

November 23
18:43 2010

Marzuki Alie

HMINEWS- Para demonstran melempari telur ke mobil Marzuki Alie di depan Gedung DPR saat menggelar aksi unjuk rasa. Seorang demontrasi yang melempar mobil berplat nomor RI 6 milik Ketua DPR Marzuki Alie dan mobil Wakil Ketua DPR Pramono Anung dengan nomor polisi B 1732 RFS akhirnya diamankan ke pos pamdal Gedung DPR. Demontrans tersebut diketahui bernama Lubis, dari Petisi 28.

Demo diawali dengan aksi yang dilakukan oleh Petisi 28 dan sejumlah mahasiswa di dalam ruang wartawan DPR yang bertuliskan “SBY Pengkhianat rakyat, mundur!!!! Bubarkan MPR- DPR, pengkhianat, mundur!!!”

Mereka mengenakan rambut palsu atau wig sambil membacakan pernyataan. Antara lain menyatakan hukum dan politik parlemen telah ditempatkan oleh Presiden SBY dan elit politik parlemen sebagai panglima untuk mempertahankan kekuasaan dan memperkaya diri melalui penggarongan uang dan aset rakyat.

Setelah itu aksi dilanjutkan di diluar gedung DPR dengan aksi pelemparan telur. Sementara itu aktivis petisi 28, Harry Rusli mengaku bertanggungjawab atas peristiwa ini. Pasalnya semua aksi ini sudah direncanakan sebelumnya. Tak lama berselang, semua pendemo yang kira kira berjumlah belasan orang ini diamankan ke Pos Polisi DPR.[]inil/ian

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment