HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Ketua DPR Minta Maaf, Dimaafkan Gak Ya?

November 04
02:44 2010

Ketua DPR, Marzuki Alie

HMINEWS.COM- Maafkan bila ku tak sempurna, lidah ini tak mungkin kujaga. Akhirnya Ketua DPR Marzuki Ali meminta maaf. Namun, permintaan maafnya itu tidak terkait dengan subtansi pernyataanya yang dianggap pubik telah melukai warga Mentawai. Permintaan maafnya itu disebabkan karena pernyataanya telah mengakibatkan semua orang sibuk berkomentar bukan sibuk menggalang bantuan untuk warga Mentawai.

Bagi Marzuki Alie, dirinya tidak sulit meminta maaf ke publik, jika substansi pernyataannya dapat terlaksana dengan baik. Namun, politikus Partai Demokrat ini memastikan dirinya meminta maaf atas pernyataannya yang mengakibatkan publik sibuk berkomentar daripada menggalang bantuan bencana.

“Yang jelas saya meminta maaf atas sesuatu yang terjadi yang mengakibatkan semua sibuk berkomentar bukan sibuk menggalang bantuan untuk para korban,” ujarnya kepada www.inilah.com melalui pesan elektronik, Rabu (3/11/2010) malam.

Sebagaimana dimaklumi, sesaat setelah musibah gempa dan tsunami Ketua DPR Marzuiki Alie membuat pernyataan yang dinilai menyakiti masyarakat korban bencana di Mentawai, Sumatera Barat. Akibat pernyataan Marzuki inilah mengakibatkan reaksi keras publik.

Namun Marzuki menegaskan pernyataan sama sekali tidak bertendensi menyakiti masyarakat Mentawai. Justru Marzuki menekankan dirinyalah sesaat peristiwa gempda dan tsunami terjadi, langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak. “Saya yang pertama memberi tahu adanya gempa bumi kepada saudara Andy Arief, staf khusus presiden bidang bencana alam,” katanya.[]inilah/dni

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment