HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Gayus : “Sudah Minus ini. Yah Jangan Sampailah, Kasihan Anak Istri”

November 15
13:02 2010

Gayus Tambunan

HMINEWS.COM- Terdakwa mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan tidak banyak berkomentar menanggapi penetapan dirinya sebagai tersangka kasus baru yakni dugaan suap terhadap petugas rumah tahanan markas komando Brimob, Kepala Dua, Depok.

“Ya, kita ikuti proses hukumnya,” kata Gayus sebelum menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/11/2010).

Dia juga tidak banyak berkomentar ketika dicecar wartawan terkait dugaan keluarnya dia dari tahanan untuk menyaksikan pertandingan tenis di Bali. Semua hal terkait dugaan itu, kata Gayus, sudah disampaikannya kepada penyidik termasuk mengenai dugaan suap yang dilakukannya. “Ya saya sudah kasih keterangan ke penyidik. Semuanya, termasuk masalah suap juga,” ujarnya.

Gayus keberatan disebut keluyuran. Menurutnya, saat keluar tahanan dia telah mendapatkan izin. “Kita semua sudah dapat izin. Kalau urusan itu saya sudah ngomong ke penyidik,” katanya ketika ditanya apakah mantan Kabareskim Mabes Polri Komjen Susno Duadji dan terdakwa pembunuhan Direktur Utama Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain, Wiliardi Wizar juga pernah keluar tahanan.

Kemudian ketika dimintai tanggapan terkait pendapat ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD yang meminta Gayus dimiskinkan, dia menjawab, “Sudah minus ini. Yah jangan sampailah, kasihan anak istri,” umbuhnya.[]kompas/dni

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment