HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...

Tolak SBY, Mahasiswa Makasar Berang

October 18
18:34 2010

Mahasiswa Makasar Berang

HMINEWS.COM- Menyambut kedatangan SBY ke Makasar, yang rencananya akan dilakukan esok hari, mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) berunjuk rasa hingga berujung bentrok dengan polisi di sekitar kampus di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (18/10). Sebuah mobil tangki Pertamina ditahan, dijadikan wahana berorasi.

Unjuk rasa mahasiswa bermula dari keinginan menyampaikan aspirasi terkait kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Kampung Angin Mamiri itu. Bak tidak tertib, mahasiswa justru baku batu dengan polisi. Kemarahan massa kian tersulut kala seorang rekan mereka dibekuk polisi.

Sampai berita ini dilansir, belum diketahui adanya korban. Yang pasti jumlah polisi di depan Kampus UMI bertambah. Sementara mahasiswa bertahan di area kampus.

Tak jauh dari situ, mahasiswa Universitas 45 pun menyuarakan penolakan serupa. Kali ini mahasiswa menahan mobil dinas yang beroperasi di sekitar. Lalu massa membakar ban hingga menutup separuh badan jalan. Kemacetan lalu lintas tak terelakkan.

Dalam orasinya, mahasiswa menilai Kabinet Indonesia Bersatu Jilid Kedua gagal. Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tidak berhasil terlihat dari belum tuntasnya berbagai kasus korupsi.[]dni/metro

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment