HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...

Rekayasa Kasus Bibit-Chandra; Hanya Satu Kata, LAWAN!

October 13
08:32 2010

Adanya Rekayasa Lanjutan, LAWAN!

HMINEWS.COM- Tim Pembela Bibit Chandra (TPBC) mengaku curiga adanya rekayasa lanjutan dalam pemeriksaan tambahan yang sebelumnya telah diusulkan oleh mantan Tim Delapan ke Kejaksaan Agung.Hal tersebut diungkapkan Taufik Basari, salah seorang pengacara yang tergabung dalam TPBC.

“Kalau peluang ada rekayasa lanjutan, yah kita tetap mencurigai itu,” kata Taufik Basari di Jakarta, Selasa (12/10/2010).

Taufik menambahkan, pihaknya tetap berpikir peluang itu ada. Berdasarkan pengalaman selama ini, masih ada pihak-pihak yang ingin melemahkan KPK dengan menggunakan berbagai jalur yang ada.

Ia juga mengatakan kesiapannnya untuk menghadapi konsekuensi apapun. Namun dia juga menyayangkan posisinya yang tidak berada dalam posisi aktif dalam pertarungan praperadilan jaksa dan Anggodo. “Apapun sikap kejaksaan akan kita hadapi,” tambahnya.

Seperti diketahui, mantan anggota Tim 8 merekomendasikan kepada Kejaksaan Agung untuk melakukan pemeriksaan tambahan, terkait kasus dua pimpinan KPK, Bibit Samat Rianto dan Chandra M Hamzah berdasarkan pasal 30 ayat 1 huruf e Undang-Undang Kejaksaan No 16 Tahun 2004.[]rima/dni

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment