HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Ariel-luna dan Piala Dunia

June 15
04:59 2010

Perkembangan pesat dunia maya, atau pertumbuhan yang sangat cepat penggunaan internet pada masyaraat Indonesia merupakan sesuatu yang sangat positif bagi perkembangan pengetahuan dan teknologi masyarakat Indonesia. Sebagai sebuah negara yang memiliki pertumbuhan tertinggi pengguna media Internet di asia, indonesia merupakan lahan yang basah untuk pemasaran prodik produk IT. Hal ini juga disari oleh banyak pihak, salah satunya sebuah perusahaan komputer lenovo yang melakukan investasi yang cukup besar untuk indonesia.

Perkembangan ini tentu saja berbanding lurus dengan pesatnya arus informasi yang beredar dan diterima masyarakat Indonesia. Terlepas dari hal-hal negatif yang diberitakan, perkembangan penggunaan internet sangat membantu dalam pengembangan kompetensi masyarakat.

Sederhananya, tak kurang dari 20 persen masyarakat indonesia menggunakan situs jejaring, baik menggunakan komputer ataupun handphone. Maka tidak aneh jika sering terjadi razia dilingkungan sekolah berkaitan dengan aktivitas penggunaan internet siswa.

Yang paling mutakhir, adalah razia yang dilakukan para guru terhadap siswanya perihal dokumentasi video mesum (mirip Ariel dan Luna Maya). Merebaknya pemberitaan tentang kasus ini menjalar ke seluruh aspek kehidupan masyarakat. Media Internet menjadi ‘tersangka utama’ dalam penyebaran berita ini. Tak ayal bagi para pengguna internet aktif, berita ini sontak membuat mereka berburu sehingga menjadi headline di semua tempat, bahkan di warung kopi-pun menjadi headline pembicaraan.

Berbicara tentang video mesum, seperti membicarakan mesum itu sendiri, banyak dan hampir semua orang mengalami. Hampir dari setengah masyarakat kita berprilkau mesum, taruhlah misalnya, setengah dari mereka mempunyai handphone, setengahnya dari hanphone itu berkamera, setengan dari handphone berkamera itu bisa merekam gambar atau video tentunya, setengah dari rekaman gambar atau video itu merupakan rekaman pribadi, setengah dari rekaman pribadi itu merupakan rekaman yang sangat pribadi, nah setengahnya dari yang sangat pribadi itulah gambar atau videonya berupa gambar mesum. Jadi kasus rekaman Ariel-luna itu hanyalah sebagian kecil dari dokumentasi gambar/video mesum. Namun permasalahannya adalah ariel-luna adalah publik figur yang semua gerak geriknya dipantau oleh masyarakat luas. Ditambah lagi saat ini  mereka sedang berada dalam puncak kejayaannya. Hal inilah yang kemudian memicu terjadinya razia konten HP di sekolah-sekolah. Bahkan razia juga dilakukan di kounter-kounter HP. Positif memang tapi justru sangat menggangu wilayah privasi masyarakat.

Lalu ada apa antara Ariel-Luna dan Piala Dunia? Piala dunia yang merupakan gelaran terakbar dari perostiwa olah raga terpopuler pada minggu-minggu menjelang penyelenggaraannya kalah tenar oleh pemberitaan media massa tentang kasus Ariel-luna, baik itu di media kaca, media cetak, terlebih lagi di media Internet (situs jejaring khususnya).

Seperti halnya advertasing, sebuah produk semakin gencar diberitakan semakin membuat orang penasaran. Semakin penasaran seseorang akan semakin tak terkendali pikirannya sehingga tanpa sadar hal yang tak seharusnya dilakukan malah digelutinya. Jadi pemberitaan yang gencar tentang perilaku mesum justru akan menyulut perilaku mesum yang lebih luas lagi dalam masyarakat. Jadi jangan heran jika nanti akan sangat banyak lagi (bahkan sekarang saja sudah banyak) video-video mesum yang beredar. Selamat menyaksikan Piala Dunia. (Ayat Muhammad)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

Write a Comment