HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Biografi Gusdur

April 11
21:59 2010
Judul :  Biografi Gus Dur
Penulis :  Greg Barton
Penerbit :  LKiS 2007 (Hard Cover)
Jumlah Hal : 978 hlm

Review Buku

Jarang seorang penulis biografi tokoh mengalami pengalaman seperti yang dialami oleh Gregory Barton atau biasa dipanggil Greg Barton. Berikut pengalaman Greg Barton selama bertahun-tahun menjadi “Gusdurian” dan melukiskan secara detail tokoh ini dalam buku karyanya. PENULIS sejarah kehidupan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam dua versi, Indonesia dan Inggris, ini telah 20 tahun lalu mengenal secara dekat dengan pemikiran dan kehidupan Gus Dur. “Biasanya seorang penulis biografi tokoh hanya memerlukan beberapa waktu untuk mempelajari dokumen dan mewanwancarai keluarga dan kawan dekat tokoh tersebut. Saya termasuk yang beruntung, sebab selain sudah melakukan penelitian terhadap pemikiran Gus Dur selama bertahun-tahun, saya juga mendapatkan pengalaman menarik, masuk dalam keseharian dan kehidupan emosional Gus Dur dari dekat. Saya selalu bersama Gus Dur selama tujuh bulan dari 21 bulan masa kepresidennya,” kenang Greg kepada Duta di sela acara peluncuran biografi edisi bahasa Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Selama tujuh bulan mendampingi Gus Dur ke pelosok negeri dan beberapa kali ke luar negeri, Greg menyatakan tidak dapat penyembunyikan kenyataan bahwa dirinya mendapati Gus Dur sebagai tokoh yang sangat dekat dengan rakyat kecil dan mampu bergaul secara luar biasa di dunia luar. Tokoh seperti ini,
lajut Greg, hanya ada pada Soekarno di masa lalu. Tokoh-tokoh besar dunia di masa lalu tidak ada yang mampu berkomunikasi dengan rakyat selama berjam-jam dan dalam sehari melakukan hal yang sama di beberapa tempat dengan tema berlainan. Kelebihan lain yang dimiliki Gus Dur, dia adalah tokoh agama dengan pengetahuan umum yang sama kuat. Ini pula yang membedakan dengan Soekarno.

Sebagai seorang tokoh organisasi Islam tradisional, Gus Dur di mata Greg memang mengagumkan. Dia tidak hanya pandai memberikan penjelasan tentang pemikiran Islam dari Timur Tengah, namun secara lengkap Gus Dur berhasil juga merekonstruksi pemikiran Islam di Jawa dan di barat sekaligus. Bagi Greg, Gus Dur adalah paduan modernitas dan tradisionalitas. Ia juga mendapati tokoh yang suka pakai sarung ini melebihi para pengusung modernitas dalam hal progresifitasnya.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

1 Comment

  1. masihangat
    masihangat February 14, 11:40

    Gus Dur memang tokoh yang unik. Sulit untuk mencari bandingannya 🙂

    Salam

    Reply to this comment

Write a Comment